Andra Soni Pastikan Program PSU, Termasuk Jalan Lingkungan Tepat Sasaran
Gubernur Banten Andra Soni memastikan program PSU (prasarana, sarana dan utilitas) Pemprov Banten berjalan tepat sasaran, di antaranya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kopi Bera, Desa Cinangka, Kabupaten Serang.
Siaran pers Biro Adpim Pemprov Banten yang diterima MediaBanten.Com, Rabu (4/3/2026) menyebutkan, Gubernur Banten Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni meninjau lokasi Program PSU berupa pembangunan jalan lingkungan itu pada Senin, 2 Maret 2026.
Jalan lingkungan di Kampung Kopi Bera sendiri dibangun atas usulan masyarakat pada 2024 dan direalisasikan pada tahun anggaran 2025. Ada total 407 kilometer jalan lingkungan yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten pada anggaran tahun 2025.
“Salah satunya 500 meternya ada di desa ini,” kata Andra Soni.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten Rachmat Rogianto mengatakan, pembangunan jalan lingkungan menggunakan konstruksi paving block sepanjang 500 meter. Pada 2026 ini, ada 1.200 titik jalan yang diverifikasi untuk mendapatkan program.
“Sampai nanti mudah-mudahan setelah Lebaran bisa selesai, dan bisa kita laksanakan pengadaan konstruksinya,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan lingkungan yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan. Ia juga mengingatkan adanya instruksi untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.
“Gunakan jalan lingkungan itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, jangan sampai jalan sudah dibangun itu terbengkalai agar dipelihara,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cinangka Nana Supriatna menyampaikan, program pembangunan jalan lingkungan paving block sepanjang kurang lebih 500 meter tersebut sangat membantu masyarakat. Ia berharap, masyarakat Kampung Kopi Bera dapat menjaga dan memelihara jalan lingkungan agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
“Mengingat sebelumnya jalan lingkungan tanah merah, musim hujan licin, becek, dan menyulitkan masyarakat yang akan membawa hasil kebunnya ke jalan raya,” katanya. (Siaran Pers Biro Adpi Pemprov Banten)








