Banten Sibuk Siapkan LKPD 2017

Pemerintah Provinsi Banten saat ini sedang sibuk mempersiapkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2017. Sejumlah hal pun dilakukan Pemprov Banten agar laporan tersebut bisa tersusun dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Salah satu upaya Pemprov Banten untuk mewujudkan hal tersebut dengan mengumpulkan seluruh Kasubag Keuangan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten hari ini, Senin (8/1/2018).

Kepala BPKAD Provinsi Banten Nandy Mulya S menjelaskan, sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah LKPD perlu dibuat. Pembuatan LKPD tersebut tentu harus sesuai aturan keuangan pemerintahan yang berlaku.  Agar laporan tersebut bisa tersusun dengan baik perlu kesamaan pemahaman antar SKPD sebagai pengguna anggaran pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya sebagai bendahara umum daerah mengumpulkan pejabat yang bertugas mengelola keuangan di setiap SKPD.

“Soliditas petugas akuntansi, pejabat penatausahaan keuangan dan aset masing-masing OPD perlu ada dalam rangka penyelesaian pertanggungjawaban laporan keuangan,” kata Nandy.

Baca: Babar: Pemprov Bangun Pasar Induk di Banten Selatan

Setelah pertemuan tersebut, lanjut Nandy, setiap SKPD akan melakukan konsolidasi bendahara pengeluaran, pengurus barang dan petugas akuntansi untuk menyusun laporan keuangan. “Ini perlu dilakukan OPD agar laporannya akurat,” ujarnya.

Penyusunan LK SKPD sendiri ditenggat hingga 22 Januari mendatang. Karenanya setiap OPD diharapkan untuk fokus menyelesaikan tugas tersebut.

Sementara itu, Kabid Anggaran dan Perbendaharaan BPKAD Provinsi Banten Agus Setiadi menjelaskan, dalam pertemuan hari ini selain membahas laporan keuangan 2017 juga dibahas persiapan anggaran 2018. “Karena itu, kami mengundang seluruh SKPD, dan sekarang di hadiri Kasubag Keuangan masing-masing SKPD,” ujarnya.

Kasubag Keuangan masing-masing SKPD menurutnya memiliki peranan penting dalam penyusunan LKPD 2017 tersebut, karena menguasai kondisi di SKPD selama tahun anggaran 2017 berjalan.  (Adityawarman)

Berita Terkait