Harga Bumbu dan Sayur di Pasar Rawu Mulai Melonjak Naik

Harga bumbu dan sayur di Pasar Induk Rawu mulai melonjak naik. Kenaikan ini membuat ibu rumah tangga makin terasa sulit. Foto: Sofi Mahalali

Harga bumbu dapur dan sayur mayur di Pasar Induk Rau, Kota Serang mengalami kenaikan. Harga bumbu dapur mengalami kenaikan dua kali lipat, Selasa (14/11/2018).

Samani Pratama (30), pedangang sayuran dan bumbu dapur mengatakan, bumbu dapur yang mengalami kenaikan di antaranya seperti kencur yang semula Rp40 ribu/kg saat ini Rp80 ribu/kg, Jahe yang sebelumnya Rp20 ribu/kg saat ini Rp40 ribu/kg.

Sedangkan harga sayur mayur seperti wortel, kol dan buncis mengalami kenaikan rata-rata Rp 4.000/kg. Samani menilai, hal ini pada akhirnya mengakibatkan para konsumen komplain kepada para pedagang.

Baca: APBD Banten Tahun 2019 Ditargetkan Rp12,31 Triliun

“Kenaikan ini mungkin karena menjelang Maulid Nabi. Kencur dan jahe naik dua kali lipat, bumbu dapur lainnya seperti Cabai dan bawang merah hanya naik Rp4 ribu. Yang belanja mulai ramai, tapi pada komplain ke kita,” katanya.

Sementara Ria (32), ibu rumah tangga asal Kasemen, Kota Serang mengatakan, ia mengeluhkan harga tersebut naik saat belanja sayuran dan bumbu dapur. Dengan kenaikan tersebut, Ia berharap Pemkot Serang dapat segera menyikapi kenaikan harga bumbu dapur dan sayuran di pasar.

“Harga naik terus dari awal bulan November. Harapannya pemerintah ada upaya agar harga-harga bisa stabil kembali. Masyarakat kan mau Maulidan, otomatis setiap ibu-ibu pasti nyari bahan itu,” ungkapnya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait