HeadlinePolitik

Itik Jadi Maskot Pilkota Serang 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang resmi memilih damiaking sebagai maskot pada Pilkada Kota Serang 2018. Pemilihan hewan damiaking atau itik dilalui dengan berbagai tahapan dari mulai kajian visual sampai dengan kajian filosofis oleh dewan juri.

Sejarawan pada Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Mufti Ali, menjelaskan pemilihan Damiaking sebagai icon pada Pilkada Kota Serang 2018 karena hewan tersebut mempopuler di masyarakat. Menurutnya, selain dikenal oleh seluruh warga Kota Serang, Damiaking  banyak memberikan manfaat, sebagai hewan ternak, sebagai sumber nabati dan hewani masyarakat warga Kota Serang.

“Pada saat yang sama dia atau itik ini kan hewan yang memang akrab di masyarakat di sekeliling kita,” kata Mufti Ali ditemui seusai menghadiri Laounching Maskot dan Jingle Pilkada oleh KPU Kota Serang di Salah satu Rumah makan di Cipocok Kota Serang, Senin 18 September 2017. Termasuk masjid Banten, kata dia, ada unsur simbol itiknya. Sehingga, wajar jika hewan tersebut menjadi ikon di Pilkada tahun ini. “Momolo masjid itu kan ada bebeknya,” ucapnya.

Sebelumnya,Mufti Ali yang menjadi juri pemilihan Maskot di KPU Kota Serang telah menerima 18 maskot hasil design peserta di Sayembara Maskot KPU Kota Serang beberapa hari yang lalu. Di antara calon maskot yang didalami secara filosofi diantaranya Ikan Wader, hanya saja dia kesulitan mencari nilai filosofi hewan tersebut. Sedangkan, sate bandeng yang juga merupakan ciri khas sudah sering digunakan di beberapa logo instansi Pemkot Serang.

KPU Kota Serang telah mengumumkan para pemenang peserta lomba maskot dan jingle Pilkada Serang 2018.Pemenang lomba maskot Pilkada Kota Serang diraih oleh Novan Nurdiyanto warga Dusun Gilin, Jawa Timur sedangkan lomba jingle diraih Endang Sunarsih warga Wonogiri, Jawa Tengah dengan judul lagu ‘Pilkada untuk Masa Depan Serang’.

Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan karya dalam perlombaan tersebut merupakan representasi dari situasi dan kondisi mengenai Kota Serang. Menurutnya, keduanya menjadi identitas dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Serang 2018. Ia berharap, jingle dan Maskot dapat tersampaikan kepada warga Kota Serang. Sehingga, ajakan untuk memilih Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang benar-benar kena kepada masyarakat.

“Tidak ada monopoli dalam pemilihan jingle dan Maskot ini, mudah mudahan partisipasi pemilih bisa meningkat,” katanya saat sambutan. (inilahbanten.co.id)

Back to top button