Kapolres dan Dandim Hadiri Rapat Pleno Rekaptulasi Pemilu 2019 KPU Lebak

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto bersama Dandim 0603 Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat KPU Kabupaten Lebak yang berlangsung di Hotel Mutiara, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Sabtu (04/05/2019).

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, dalam pelaksanaan rapat pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten Lebak bersama TNI-Polri menyiagakan kekuatan penuh dalam pengamanan rapat leno KPU Kabupaten Lebak.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh instansi terkait maupun lapisan tokoh masyarakat Kabupaten Lebak dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Lebak sehingga pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” ucap Dani.

Baca: KPU Kota Serang Gelar Rekaptulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilu 2019

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Lebak Ni’matullah mengatakan, memberikan apresiasi penuh kepada Kapolres Lebak dan Dandim 0603 Lebak serta jajarannya yang sudah memberikan pengamanan penuh pelaksanaan Pemilu 2019 mulai dari pengamanan logistik Pemilu di gudang logistik KPU, pergeseran logistik, pengaman TPS, pengamanan di PPK sampai dengan pelaksanaan rapat pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten Lebak yang sedang berlangsung.

“Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung tanggal 3 Mei sampai dengan tanggal 5 Mei 2019, maka dari itu saya ucapkan terima kasih kepada TNI-POLRI yang telah bahu membahu melakukan pengawalan sehingga semua dapat terlaksana dengan aman dan kondusif,” tutupnya.

Turut hadir Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta, ASDA 1 Kabupaten Lebak Al Kadri, Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak Odong Hudori beserta seluruh Komisioner, Sekretaris KPU Kabupaten Lebak Tedi Kurniadi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Saksi Capres / Cawapres, Parpol sebanyak 22 orang serta PPK Kabupaten Lebak dan Panwascam. (Siaran Pers Humas Polda Banten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait