Hukum

Kebakaran Rumah di Citangkil, Anak Perempuan 6 Tahun Tewas

Kebakaran rumah terjadi di Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis malam (30/10/2025) diduga akibat lilin. Dalam peristiwa itu, seorang anak perempuan berusia 6 tahun ditemukan tewas terbakar di dalam kamar rumah.

Data resmi dari Satgas Operasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, kejadian kebakaran dilaporkan sekitar pukul 21.50 WIB.

Api melalap rumah kontrakan Kasino yang ditempati Amin. Api melahap dua kamar tidur, masing-masing di bagian tengah dan belakang rumah.

Menurut keterangan, diduga sumber api disebabkan oleh lilin yang digunakan sebagai penerangan, karena rumah tersebut tidak memiliki pasokan listrik selama dua hari akibat token listrik habis.

Sebelum kejadian, malam itu Amin bersama anaknya (korban) membeli lilin, dan sempat berbincang dengan tetangga.

Korban Zipa (6) lebih dulu pulang dan menyalakan lilin di kamar yang berada di belakang bangunan rumah tambahan yang baru dibuat oleh ayahnya. Tak lama berselang, warga melihat kobaran api dari arah rumah bagian belakang.

“Dari keterangan saksi, listrik di rumah korban padam sejak Rabu karena token habis, sehingga menggunakan lilin untuk penerangan,” ujar warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengatakan, petugas damkar dari Pos Citangkil dan Mako DPKP Cilegon tiba di lokasi 5 menit setelah laporan diterima, dan langsung melakukan pemadaman dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter dan satu berkapasitas 5.000 liter.

Sekitar 8.000 liter air digunakan untuk menaklukkan api. Operasi pemadaman selesai sekitar pukul 22.50 WIB.

Sebanyak 16 personel Pemadam Kebakaran terlibat dalam penanganan kebakaran ini, bersama unsur Polres Cilegon, Polsek Ciwandan, Koramil Ciwandan, Redkar Cilegon, dan tim Inafis.

“Kami turut berduka cita yang mendalam. Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan lilin atau alat penerangan darurat lainnya saat listrik padam,” ungkapnya. (Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button