Kelme Resmi Jadi Sponsor Perserang Soal Kostum di Liga 2

Jelang digulirkannya Liga 2 musim tahun ini, Perserang menargetkan lolos ke Liga 1 pada tahun 2019. Untuk itu, penampilan pemain Perserang pun dipoles, salah satunya menggunakan kostum (apparel)  bermerek Kelme asal Spanyol.

Sony Agus Santoso, Direktur Bisnis dan Marketing Kelme mengatakan, Kelme menjadi sponsor jersey untuk Perserang dengan nilai kontrak mencapai Rp250 juta. Jersey yang dibuat akan tetap memakai warna kebanggaannya biru muda dengan motif golok khas Tanah Jawara.

“Mengapa kami berani mensponsori Perserang, karena Perserang dalam beberapa tahun ini selalu eksis dalam kompetisi yang ada di Indonesia. Juga selalu lolos dalam babak play off di Liga 2,” kata sony Agus Santoso, Direktur Bisnis dan Marketing Kelme dalam jumpa pers di Rumah Makan Laksana Kota Serang, Senin (22/1/2018).

Dalam konferensi pers tersebut, hadir Ketua Umum Perserang Pilar Saga Ichsan, Sekretaris Umum Perserang Basit, pelatih Zainal Abidin, Manajemen Perserang Babay Karnawi dan Asep Mulya.

Sony menjelaskan, pola sponsorship ini berbentuk penyediaan kostum pertandingan home dan away, seragam latihan, rompi, baju, kaus kaki, tas, sepatu kasual, jaket, dan celana panjang. “Itu untuk satu musim 2018 ini,” jelas dia.

Selain itu, Kelme juga memproduksi pakaian atau jersey untuk suporter. Mekanismenya, Perserang membeli jersey itu sebanyak 1.000 buah. Kemudian Perserang berhak menjual jersey itu ke masyarakat atau suporternya.  “Mekanisme dan harga jualnya saya enggak tahu, nanti itu pihak manajemen yang mengatur,” sambung Soni.

Kostum yang digunakan Perserang ini berbahan baku yagn sama dengan klub Arsenal dan Barcelona. Pakaian ini terbukti membantu performa pemain dan pelatih karena bahan yang lentur dan berdaya serap tinggi. Pembuatan kostum ini menggunakan teknologi dan bahan bakunya diformulasikan dengan baik agar nyaman dikenakan para pemain.  “Ini yang membedakan Kelme dengan bahan lain, jadi saat pemain bergerak bagaimanapun, ditarik dengan lawannya tidak akan robek,” terang Sony.

Sony berharap, dengan resminya menjadi sponsor untuk kostum Perserang musim ini, dapat membawa tim sepak bola yang lahir sejak 1958 ini berprestasi. Selain itu, Kelme akan menargetkan jersey yang dibuatnya itu launching pada bulan Maret mendatang. “Sebelum kick off Liga 2, pertengahan Maret sudah selesai produksi, nanti dari manajemen juga akan ada launching dan jualan perdana,” imbuhnya.

Ketua Umum Perserang, Pilar Saga Ichsan mengucapkan terima kasih kepada Kelme yang sudah bersedia menjadi sponsor resmi Perserang dalam Liga 2 musim 2018. Pilar mengatakan persiapan tim musim ini lebih baik dari sebelumnya, hal ini karena target yang diincar lolos ke Liga 1 musim depan. Selain jersey, saat ini Pilar menyebut akan lakukan seleksi pemain yang dipercayakan kepada pelatih Zainal Abidin.

“Biarpun banyak apparel jersey yang masuk, kita memilih Kelme. Karena memilih bahan itu adalah bagian dari strategi tim,” kata Pilar yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama Perserang.

Pilar berharap kerjasama yang pertama ini bisa terjalin hungungan yang baik antara Perserang dengan produsen apparel asal Spanyol ini. “Kita simbiosis mutualisme lah, karena kita sebagai pihak tersponsor akan menjaga produk sponsor kita untuk dijaga dan dikenalkan,” tuturnya.

Basit, Sekretaris Umum Perserang mengaku bangga atas kontrak Perserang dengan Kelme. Menurut Basit semua ini atas dukungan dari berbagai pihak, baik stakeholder dan Balsing suporter setia Perserang. “Karena Perserang itu tidak hanya manajemen, tetapi ada juga official, pemain dan suporter, oleh karenanya dukungan dari masyarakat Serang sangat penting,” ujarnya.

Babay Karnawi, Manajemen Perserang menambahkan kerja sama dengan Kelme akan lebih menguntungkan, karena semua pola kerja sama sudah diatur secara terstruktur selama satu musim ini. “Pola kerjasama dengan Kelme akan kita lakukan sesuai dengan kontrak yang sudah kita sepakati, kita saling menghargai satu sama lain, semua sudah diatur dalam kontrak,” katanya. (Golda)

Berita Terkait