Kemendagri Apresiasi DKI Jakarta, IPM Tertinggi di Indonesia

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta Tahun 2020 yang melebihi rata-rata nasional.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dalam Musrenbang Perubahan RPJMD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2017-2022 secara virtual, Selasa (22/12/20).

“Saya mengucapkan terima kasih, apresiasi yang tinggi kepada Pak Gubernur bahwa IPM Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 ini sebesar 80,77. Artinya, kalau kita lihat, ini menduduki ranking tertinggi di Indonesia, artinya ini juga berada di atas rata-rata nasional, yaitu di sekitar 71,94,” kata Hudori.

Hudori menyebutkan tiga faktor penting penentu kualitas hidup masyarat di DKI Jakarta yang tergolong baik, yang menyumbang angka IPM tertinggi di Indonesia itu.

“Kalau bicara soal IPM ini ada 3 hal yang harus diperhatikan untuk kualitas hidup masyarakat yang tergolong sangat baik, biasanya umur panjang dan hidup sehat, dari sisi pengetahuan, dan standar hidup layak,” ujarnya.

Baca:

Ia juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memeprtahankan, bahkan meningkatkan capaian tersebut, dengan menambahkan beberapa catatan, terutama untuk perubahan RPJMN ke depan.

“Apresiasi ini perlu dipertahankan terus oleh Pemerintah DKI, mudah-mudahan juga ke depan dan seterusnya ini menduduki ranking yang pertama,” imbuhnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup, seperti umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia yang menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah.

Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU). (Rilis Puspen Kemendagri / Barza Hasan)

Next Post

Ruang Isolasi Penuh, Gubernur Banten Minta Warga Tidak Terpapar Covid

Sel Des 22 , 2020
Gubernur Banten, Wahidin Halim minta warganya tidak sakit dan terpapar Covid 19. Sebab ruang isolasi atau ICU di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten tinggal tersisa satu tempat tidur yang masih kosong. Begitupun ruangan isolasi mandiri terisi 100 persen. “Masyarakat diminta jangan sakit dan tidak kerumah sakit, kamar udah penuh. […]