Kemenhaj Buka Hotline Pengaduan Ibadah Haji dan Umrah
Kementerian Haji dan Umrah membuka hotline atau saluran layanan khusus pengaduan terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, sebagai bagian dari upaya melindungi calon jamaah dan memastikan penyelenggaraan ibadah berjalan bersih.
“Hari ini kami meneguhkan komitmen untuk membongkar semua praktek-praktek mafia haji dan umrah dan memberikan ruang yang sangat luas kepada publik untuk melakukan pengaduan supaya datanya datang dari publik,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Senin.
Dahnil mengatakan dalam penyelenggaraan haji dan umrah perputaran uang bisa mencapai Rp120 triliun. Angka yang besar itu membuat Kemenhaj berupaya agar penyenggaraan haji dan umrah bersih dari praktik-praktik yang merugikan jamaah.
Kemenhaj berkomitmen membongkar praktik-praktik mafia haji dan umrah sekaligus memberikan ruang yang luas kepada publik untuk menyampaikan pengaduan.
Dahnil menjelaskan masyarakat dapat menghubungi layanan aduan ke nomor 08118885888. Di samping itu, di sejumlah bandara keberangkatan jamaah, juga tersedia lokasi layanan pengaduan khusus seperti di Bandara Soekarno Hatta Banten, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Juanda Surabaya.
“Masyarakat juga bisa mengadu dengan mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah yang ada di wilayahnya,” kata Dahnil.
Menurut dia, sejak hotline tersebut diumumkan, sudah terdapat 13 ribuan pengaduan yang masuk dan sebagian di antaranya telah ditangani dan diverifikasi. Rata-rata laporan yang masuk terkait dengan penyelenggaraan ibadah umrah.
Ia mengatakan laporan dari masyarakat tersebut menjadi salah satu langkah Kemenhaj untuk membersihkan penyelenggaraan haji dan umrah dari praktik-praktik manipulasi dan curang.
“Oleh sebab itu melalui hotline itu menunjukkan komitmen kami untuk memastikan haji dan umrah harus berlaku bersih dan praktiknya harus suci,” kata Dahnil. (Pewarta : Asep Firmansyah – LKBN Antara)










