Lagi, 30 Ojek Pangkalan Demo Tolak Ojek Online

Lebih 30 ojek pangkalan menggelar demo di depan gedung DPRD Provinsi Banten di KP3B, Curug, Kota Serang, Senin( 9/10/2017). Demo ini untuk memprotes keberadaan ojek online seperti Gojek dan Grab yang beroperasi di Kota Serang sejak awal 2017.

Sahrudin,  Ojek Pangkalan dari Kebon Jahe  merasakan sejak keberadaan Gojek, penghasilan mereka berkurang drastis. Biasanya dalam sehari, mereka mendapatkan penghasilan Rp50.000-Rp100.000 per hari, kini penghasilan mereka tidak menentu.  Karena itu mereka minta Pemerintah Provinsi Banten supaya menghapuskan beroperasinya ojek online di Kota Serang. (Baca: Digitalisasi Ekono dan The Future Shock)

Dia menegaskan demo ini berjalan tertib dan aman,tidak anarkis “Kami hanya menyampaikan keluhan kami sejak adanya ojek online” kata Sahrudin.

Sebelum demo, para ojek pangkalan  berkumpul di Pakupatan, sekitar pukul 08.40 WIB. Polisi mengawal para ojek pangkalan ke lokasi demo di depan Gedung DPRD Provinsi Banten. Demo berlangsung tertib tidak anarkis. Setelah sejumlah perwakilan ojek pangkalan masuk ke gedung dewan untuk menemui para anggota dewan, para ojek pangkalan membubarkan diri, sekitar pukul 11.40 WIB. (Abdul Hadi)

Berita Terkait