Pemkot Tangerang Pastikan Sembako di Program Pangan Murah Berkualitas Bagus
Pemerintah Kota Tangerang, Banten memastikan kualitas bagus terhadap semua sembako yang dijual pada program pangan murah di 13 wilayah kecamatan.
“Kami memastikan semua pangan yang dijual pada program pangan murah adalah terbaik meski memiliki selisih harga lebih murah dibandingkan di tempat lain,” kata Asda II bidang perekonomian Ruta Ireng di Tangerang, Senin (9/2/2026).
Ia mengatakan, seluruh pangan yang dijual adalah hasil kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bulog dalam upaya menekan inflasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun karena jumlah yang disediakan terbatas maka warga diimbau untuk memantau jadwal pelaksanaan pangan murah agar mendapatkan sembako yang dibutuhkan.
“Kita bertahap di awal tahun karena upaya menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Pemkot komitmen menyediakan segala kebutuhan masyarakat dan melakukan intervensi harga bila ada kenaikan,” katanya.
Nur Hayani warga RW 01 Kelurahan Cipadu mengatakan, kehadiran program pangan murah merupakan penyelamat ekonomi keluarga di tengah fluktuasi harga pasar.
Ia mengaku rutin memanfaatkan momen ini untuk menyiasati uang belanja agar kebutuhan gizi anak-anaknya tetap terpenuhi.
“Sangat terbantu sekali, apalagi ini mau masuk bulan puasa. Di sini harganya di bawah harga warung. Telur di warung Rp30 ribu, di sini cuma Rp27 ribu. Selisih seribu atau dua ribu itu sangat berarti buat ibu-ibu supaya semua kebutuhan bisa tercukupi,” ujar Nur Hayani.
Berdasarkan data yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang menunjukkan, indeks inflasi bulan Januari sebesar 3,52 persen meningkat dari bulan Desember 2025 yang tercatat 2,55 persen.
Adanya kenaikan harga terutama pada kelompok komoditas makanan dan minuman seperti beras sampai daging ayam ras menjelang bulan suci Ramadhan sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur, daging dan olahannya, serta aneka sayur dan buah segar.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran,” kata dia.
Sementara itu, jadwal pelaksanaan gerakan pangan murah yakni 9 Februari di Kantor Bojong Jaya, 10 Februari di Alun-Alun Kelurahan Kedaung Wetan, dan 11 Februari di Kantor Kelurahan Pondok Bahar.
Kemudian, 12 Februari di Kantor Kecamatan Cibodas, 13 Februari di Segitiga Bona Sarana Indah Kelurahan Cikokol, 18 Februari di Kantor Kecamatan Periuk, dan 23 Februari di Jalan Halim Perdana Kusuma, RT 01, RW 06, Samping Alfamidi Perumahan Alam Raya Kelurahan Jurumudi. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)










