Pimpinan DPRD Dukung Pemerintah KBM Tatap Muka Zona Kuning Corona

Wakil Ketua DPRD Banten, Nawa Said Dimyati mendukung Pemprov Banten, jika ingin membuka sekolah tatap muka di zona kuning covid-19.

Menurut data Dinkes Banten, Kabupaten Tangerang dan Pandeglang sudah menjadi zona kuning sejak 09 November 2020 dan bertahan hingga hari ini. Sebelumnya, Kabupaten Tangerang merupakan zona merah, sedangkan Kabupaten Pandeglang zona orange penularan covid-19.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Nawa, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bisa dilakukan bulan Desember 2020 mendatang, sembari pemerintah melakukan persiapan, seperti penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Saya mendukung rencana dibukanya sekolah di Kabupaten Tangerang dan Pandeglang mulai Desember,” kata Nawa Said Dimyati, Wakil Ketua DPRD Banten, melalui rilis resminya, Senin (16/11/2020).

Baca:

Jika proses KBM tatap muka di Kabupaten Tangerang dan Pandeglang yang berstatus zona kuning covid-19 berhasil, maka bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Banten.

Terlebih, Pemprov Banten berencana melakukan vaksinasi covid-19 pada Desember 2020 mendatang. Harapannya, penularan Corona bisa semakin terkendali, KBM berjalan dan perekonomian bangkit kembali.

“Dengan adanya suntik vaksin covid-19 di Banten nanti, penyebaran covid-19 akan semakin bisa diminimalisir. Saat ini dua kabupaten di Banten yaitu Pandeglang dan Tangerang sudah tidak merah lagi, melainkan kuning. Jadi tingkat penyebaran di wilayah tersebut menurun,” jelasnya.

Dia berujar kalau pendidikan bukan hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, namun juga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat hingga sopan santun.

Karenanya, jika KBM tatap muka bisa dilakukan dengan penerapan prokes covid-19 di sekolah, maka transfer ilmu akademik dan kesolehan sosial bisa terjadi secara bersamaan.

“Pendidikan itu tidak hanya transfer ilmu pengetahuan saja, tapi juga mentransfer nilai-nilai kehidupan. Dengan (KBM) tatap muka, maka dua hal tersebut bisa dilakukan secara bersamaan,” terangnya. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Next Post

Banjir Rob Melanda Lontar, Kabupaten Serang Sejak Tiga Tahun

Sen Nov 16 , 2020
Banjir rob merendam perkampungan di Lontar, Kabupaten Serang. Beruntung, air tidak masuk sampai rumah warga. Peristiwa ini sudah terjadi tiga tahun kebelakang. “Rumah gak kerendem, cuma masuk ke permukiman warga saja airnya. Sudah lama dari 3 tahun ke belakang lah,” kata tokoh pemuda setempat, Imron (23), melalui pesan elektroniknya, Senin […]