Puskakes UM Hamka dan Pemkab Pandeglang Gagas Perda Kawasan Tanpa Rokok

kawasan tanpa rokok

Pemda Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Pusat Kajian Kesehatan (PUSKAKES) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA mengadakan Pertemuan Lintas Sektor Organisasi Perangkat Daerah dengan tema “Urgensi Perda Kawasan Tanpa Rokok Menuju Kabupaten Pandeglang sehat”.

Siaran Pers Puskakes UMHamka yang diterima MediaBanten.Com, Minggu (20/10/2019) menyebutkan, tujuan pertemuan ini salah satunya untuk mengatasi masalah prevalensi perokok di Kabupaten Pandeglang yang saat ini sudah mencapai 37.93%, lebih tinggi dari rata-rata prevalensi perokok di Provinsi Banten yakni 31,5%.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain Dinas Kesehatan, Bapedda, BKD, Inspektorat Kabupaten Pandeglang, BP2D, DPMPD, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, DP2KBP3A, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, DPMPTSP, SATPOL PP, MUI, Dinas Pariwisata, DPAD dan Kesbangpol.

Baca:

Berikan Masukan

Samsudin, selaku Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pemda Kabupaten Pandeglang dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada Tim Puskakes UHAMKA atas inisiatifnya melakukan kajian akademik pentingnya perda Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pandeglang dan mengharapkan kepada OPD memberikan masukan demi lancarnya program ini masuk dalam prolegda.

Sedangkan Sarah Handayani, perwakilan UHAMKA pada acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat untuk ikut mendorong pembangunan kesehatan di daerah, termasuk Pandeglang yang juga pernah menjadi tempat mahasiswa UHAMKA menjalani Pengalaman Belajar Lapangan (PBL).

“Selama anak-anak kami menjalani proses PBL, banyak sekali masalah kesehatan yang kami temukan, dan yang paling sering salah satunya adalah masalah kebiasaan merokok di tempat umum, yang sebenarnya bisa dicegah,” katanya.

Jalannya diskusi berlangsung sangat aktif, melihat tingginya antusias peserta yang hadir untuk berdiskusi terkait bahaya rokok dan pentingnya perda KTR ini. Pertemuan Lintas Sektor tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan bersama untuk mendukung masuknya draft naskah akademik tentang Perda KTR dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPRD Kabupaten Pandeglang di tahun 2020 mendatang. (IN Rosyadi)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait