Sosial

PWI Kota Serang Serahkan Buku Bacaan Ke Lapas Serang

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Serang menyerahkan bantuan berupa buku bacaan untuk warga binaan Lapas Serang.

Penyerahan buku tersebut dilakukan secara simbolis oleh Ketua PWI Kota Serang, Teguh Akbar Idham kepada Kepala Lapas Serang Heri Kusrita di Lapas Kelas IIA Serang, Rabu (12/10/2022).

Ketua PWI Kota Serang, Teguh Akbar Idham mengatakan, penyerahan buku bacaan ini merupakan bentuk kepedulian serta buah dari sinergi yang selama ini telah dibangun bersama jajaran Lapas Kelas IIA Serang.

“Ini wujud bahwa kami peduli kepada warga binaan, agar selama mereka menjalani masa pidana, waktu waktu senggang mereka bisa mereka gunakan dengan membaca,” ujarnya.

Dikatakan Akbar, bahwa adapun buku yang diserahkan berupa buku-buku keagamaan.

“Buku yang kami serahkan itu buku bernuansa islami, buku keagamaan, meskipun tidak banyak, kita berharap ini akan bermanfaat untuk warga binaan Lapas Serang, Kami berharap pemerintah daerah juga mau peduli terhadap warga binaan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Serang Heri Kusrita mengucapkan terimakasih kepada Jajaran PWI Kota Serang yang telah berpartisipasi untuk peduli terhadap warga binaan.

“Kami merasa Bersyukur, teman-teman media mau peduli terhadap warga binaan disini, ini bentuk dari sinergi dan kolaborasi yang kita bangun selama ini,” imbuhnya.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi wartawan pertama di Indonesia. PWI berdiri pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Tanggal tersebut juga disebut sebagai Hari Pers Nasional.

Dengan lahirnya PWI, wartawan Indonesia menjadi tangguh untuk tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dan negara lain yang ingin meruntuhkan RI.

Organisasi PWI lahir mendahului SPS (Serikat Penerbit Suratkabar). Aspirasi perjuangan kewartawanan Indonesia yang melahirkan PWI juga yang melahirkan SPS, empat bulan kemudian yakni pada Juni 1946.

PWI menjadi wadah para wartawan untuk memperjuangkan bangsa lewat tulisan. Sejauh ini, sebagaimana para jurnalis Indonesia di masa penggalangan kesadaran bangsa, para wartawan dari generasi 1945 yang masih aktif tetap menjalankan profesinya dengan semangat mengutamakan perjuangan bangsa, kendati ada kendala menghadang kiprahnya.

PWI sendiri mempunyai keanggotaan yang berasal dari seluruh Indonesia. Visi PWI adalah menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital.

Sedangkan misinya adalah menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital. (Aden Hasanudin / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button