Satpol PP Lebak Tutup Stokfile di Darmasari

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak menutup lokasi stok file baturbara di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Selasa, (3/9/2019).

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Dinas Satpol PP Lebak, Tati Suryati saat ditemui di lokasi membenarkan, penertiban yang dilakukan oleh pihaknya karena memang tak berizin.

“Kita juga kesini mau menyampaikan, kalau memang tak berizin, proses dulu izinnya. Kalau sudah berizin kan akan mematuhi segala peraturannya,” ungkap Tati.

Menurut Tati, proses izin sangat mudah untuk diproses oleh para pengusaha batubara. “Jadi dari Kabupaten Lebak rekomendasinya, jadi izinnya nanti yang ngurus provinsi. Itu terkait untuk penjualannya, tak akan susah,” paparnya.

Selain itu, menurut Tati pihaknya akan melakukan penertiban semalam dua hari di Kabupaten Lebak wilayah selatan, namun Tati tidak menyebutkan secara rinci lokasi mana saja yang akan ditertibkan.

Baca:

Izin Batubara

Sementara itu, Levi Pahlevi salahsatu pengusaha yang aktivitas lahan penambangan dan stok file baturbara ditutup merasa bingung dengan proses izin batubara.

“Seharusnya ini di sosialisasikan dulu, karena ini lokasi bukan hanya disini. Terus terang saja. Kehidupan kita disini, mohon maaf sebelumnya dari bertani lebih banyak bertambang dari mulai Cihara, Bayah hingga ke daerah Sawarna gitu. Jadi memang moyaritas kehidupan masyarakat itu bergantung pada hasil tambang ini” ucapnya.

Ia mengaku soal izin, dari dulu sudah mengurusnya hingga ke kabupaten soal izin pertambangan rakyat atau SIPR.

“Waktu yang menjadi kepala Distambennya pak Sofyan kalau gak salah. Gatau sekarang beliau sudah pensiun atau belum,” paparnya.

Levi menilai izin pertambangan batubara seolah bingung untuk diurusnya. Karena seolah soal izin itu diputus matarantainya. Ia juga berharap Satpol PP jika akan menutup sementara aktivitas tambangnya, ia meminta agar yang lainya juga ditutup.

“Sebaiknya ibu (Kabid Satpol PP/Red) sosialisasikan dulu di Cihara. Karena ini hanya sebagian kecil, yang besar itu wilayah Desa Panyaungan di Kecamatan Cihara,” pintanya. (Ersya Augusta Golda)

Berita Terkait