Pemungut Pungli Kenaikan Pangkat Guru SMA/SMK Diancam 6 Tahun Penjara KUHP

Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Banten, para pelaku pungutan liar (Pungli) kenaikan pangkat 103 guru SMA/SMK di Kabupaten Pandeglang dapat dikenakan ancaman hukuman pasal 423 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang memuat hukuman makasimal 6 tahun penjara. “Menurut kami, jika sudah ada gaji dan tunjangan kinerja anggota Tim Verifikator sebagai aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh memperoleh tambahan honorer yang dipungut dari para guru yang tengah proses kenaikan pangkat atau golongan,” kata Amin Rohani, Divisi Kebijakan Publik Pattiro Banten yang dihubungi MediaBanten.Com, Minggu (16/12/2018). Pattiro Banten mengapresiasi Inspektorat Banten…

Baca Selanjutnya

Kenaikan Pangkat 103 Guru SMA/SMK di Pandeglang Dipungli Rp650.000

Inspektorat Provinsi Banten menemukan praktek pungutan liar (pungli) terhadap 103 guru sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Pandeglang yang tengah mengurus kenaikan pangkat ataugolongan. Inspektorat berhasil menyita uang Rp34,65 juta yang diduga merupakan uang pungli. Keterangan yang dihimpun MediaBanten.Com hingga Selasa (11/12/2018) menyebutkan, besarnya pungli Rp650.000 per guru. Pungli itu diduga dilakukan oknum aparatur sipil negara (ASN) dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang. Alasannya, uang itu untuk biaya administrasi dan upah bagi orang yang menguruskan berkas kenaikan pangkat di Pemprov Banten. Menurut…

Baca Selanjutnya