Anak Penjualan Angkringan Lulus Terbaik UMY

Angkringan menjadi ikon kuliner kota Yogyakarta sudah sejak lama. Angkringan sangat lekat dengan kesederhanaan, wong cilik (orang miskin), dan anak kos. Di balik eksistensi angkringan yang terkenal sebagai tempat makan yang murah meriah dan merakyat, tak lantas memakmurkan penjualnya jutru kebanyakan penjual angkringan adalah orang dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Hal itu sejalan dengan Ibu Sujeti, perempuan yang berusia setengah abad ini harus menghidupi kedua anaknya seorang diri dengan berjualan angkringan setiap harinya. Penghasilan yang dia peroleh tidaklah banyak, per harinya hanya memperoleh keuntungan Rp 30-40 ribu. Ibu…

Baca Selanjutnya