Sosial

Tahun 2024, Kelurahan Gelam Fokus di Pembangunan jalan

Kelurahan Gelam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang Tahun 2025, Kecamatan Cipocok Jaya, Gelam, Jumat (19/1/2024).

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Cipocok Jaya, Linin menyampaikan kegiatan tersebut untuk menyerap aspirasi – aspirasi masyarakat untuk pembangunan 2025.

“Jadi usulan tahun 2024 ini untuk pembangunan di tahun 2025,” tuturnya.

Musrenbang tingkat kelurahan ini nantinya akan dibahas dalam Musrembang tingkat kecamatan dan akan dilanjutan ke Musrenbang tingkat Kota Serang.

Sementara itu, Lurah Gelam, Samsudin mengatakan kegiatan ini pihaknya mengundang RT/RW yang ada di Kelurahan Gelam.

“Ini merupakan program tahunan, dan pada intinya RT/RW yang ada di daerah Gelam ingin wilayahnya di bangun,” tuturnya.

Pembangunan pavling blok yang terletak RT 03/RW01 di Babakan telah terealisasi pembangunannya di tahun 2023, dan dana yang digelontorkan untuk pembangunan pavling blok senilai Rp30 juta.

Tak hanya itu, Kelurahan Gelam juga memiliki program di tahun 2024 yaitu membangun jalan – jalan yang rusak di lingkungan masyarakat.

“Yang jelas kita mengharapkan di lingkungan warga – warga yang jalannya masih becek akan dilanjutkan kembali untuk dibangun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsudin meminta masyarakat yang ada di Kelurahan Gelam diharapkan jangan menuntut permasalahan pembangunan saja, tetapi kewajiban membayar pajak juga harus ditingkatkan agar PAD Kota Serang meningkat.

“Kita harapkan RT/RW dan masyarakat yang ada di kelurahan, jangan menuntut agar pembangunan jalan diselesaikan, tetapi kewajiban warga juga harus sadar dan ditingkatkan supaya PAD Kota Serang meningkat,” imbuhnya.

Samsudin mengatakan kampung ini termasuk daerah paling ujung di kecamatan Cipocok Jaya, karena jarak ini cukup lumayan jauh, tapi masih banyak yang belum terselesaikan dengan baik, terutama masalah pemberdayaan masyarakat.

“Tapi dari segi infrastruktur memang cukup bagus, saya tahu anggaran PAD Kota Sedang sangat tipis, kita harus selalu mengandalkan dana APBD melalui Pemprov Banten, saya sudah mendapatkan izin dari Pak Camat Cipocok Jaya terus langsung ke Pemkot Serang, tapi akhirnya sudah di tuntaskan dengan baik,” Jelasnya.

Abdul Hadi

Abdul Hadi

Back to top button