Tim SAR fokus Cari 7 Nelayan KM Puspita Jaya Di Ujungkulon

Pencarian terhadap 7 nelayan KM Puspita Jaya oleh Tim SAR Gabungan pada hari ke 3, tidak membuahkan hasil. Kapal itu tenggelam di Selat Sunda. Fokus pencarian diarahkan ke Ujungkulon.

Pencarian dipimpin Basarnas Banten, mengerahkan 12 unit kapal, di antaranya kapal nelayan. Sasaran pencarian difokuskan ke pulau yang berada di sekitar Ujung Kulon.

Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin membenarkan pencarian di hari ke 3 terhadap tujuh nelayan. Pencarian mendapat bantuan kapal dari pusat, yaitu Kapal KN SAR 103 Wisnu.

“Pencarian hari ini kita fokuskan diwilayah sekitar Ujung Kulon menggunakan kapal KN SAR 103 Wisnu, Kapal RIB 02 Banten, RIB 03, serta kapal partoli milik TNI AL. Namun hari ini hasilnya masih nihil,”ujar Zaenal.

Baca:

Pencarian Kedua

Pada pencarian hari kedua, Sabtu (20/6/202), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga nelayan dalam keadaan selamat.

Ketiga nelayan yang berhasil ditemukan pada Sabtu (20/6/2020) sore pukul 17.40 Wib, yaitu Juhedi alias Acuy (38) warga Desa Kalanganyar, Udi (45) warga Desa Kalangayar, dan Wawan (30) warga Desa Teluk.

Dengan ditemukannya tiga orang nelayan ini, masih tujuh orang nelayan lagi yang belum ditemukan. Ketujuh nelayan tersebut, yakni Jamal, Sancan, Rasmin, Suri, Boler, Tastirah, dan Joni.

Sebelumnya, enam nelayan yang ditemukan selamat. Yakni 1. Surja (31), 2. Sanan (35), 3. Dede (24), 4. Aji (21). 5. Atok (21) dan 6. Hasan (55).

Satu unit Kapal Motor (KM) Puspita Jaya dalam perjalanan mebcari ikan, Kamis (18/6/2020) dikabarkan tenggelam di Selat Sunda. Kapal tenggelam akibat terjangan ombak sekitar pukul 17.26 Wib, diperairan sekitar Pulau Rakata.

Dalam kejadian itu, 16 orang nelayan yang berada di KM Puspita Jaya menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju Pulau Rakata.

Namun mereka tak sanggup. Mereka adalah Surja (31), Sanan (35), Dede (24), Aji (21), Atok (21), dan Hasan (55). Mereka memutuskan kembali ke kapal mereka yang dalam posisi terbalik.

Beruntung dalam posisi terapung dan kritis itu, ke 6 orang nelayan berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh kapal pesiar berbendera Belanda kebetulan sedang melintas disekitar KM Puspita Jaya tenggelam, pada Kamis (18/6/2020) sore.

Pihak Basarnas Banten yang mendapatkan informasi dari Basarnas Bali terkait adanya penemuan enam orang nelayan oleh kapal pesiar MV Eurodam yang tengah dalam perjalanan dari Bali dengan tujuan Singapura, langsung bergerak menuju jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) menggunakan dua kapal patroli milik Basarnas dan kapal patroli KN 372 KSOP Banten.

Zaenal Arifin, Kepala Basarnas Banten, membenarkan penemuan tiga nelayan.”Duta Samudera, menemukan perahu nelayan yang mati mesin disekitar perairan Tanjung Lesung, dengan membawa 3 ABK KM Puspita Jaya,”ujarnya.

Masih menurut Kepala Basarnas Banten, sebelum diserahkan kepada keluarga, setelah sempat dibawa ke Puskesmas Labuan Pandeglang, ketiga ABK terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Labuan guna menjalani pemeriksaan kesehatan.(yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait