Walikota Akui Pengangguran di Serang Sebanyak 25.000 Orang

Walikota Serang mengakui, jumlah pengangguran di Kota Serang sekitar 25.000 orang. Lulusan SLTA yang tidak bekerja menjadi salah satu penyumbang angka pengangguran.

Walikota Serang, Syafrudin yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (27/5/2019) mengatakan, banyak langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan itu. Mulai dari peningkatan usaha kreatif, UMKM, kemudian penciptaan lapangan pekerjaan lainnya.

“Pemerintah Kota Serang memang belum bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Karena memang belum ada investor yang masuk di Kota Serang,” katanya.

Syafrudin menilai, salah satu cara untuk mengentaskan pengangguran yakni dengan trobosan baru. Salah satunya dengan merubah rencana tata ruang dan tata wilayah Kota Serang. Seperti adanya industri.

Baca:

“Insya Allah RTRW kita juga akan mengalami perubahan. Sehingga para investor juga bisa masuk ke Kota Serang,” katanya. Dia menambahkan.

“Kalau sudah ada investor masuk, otomatis masyarakat Kota Serang terlebihdulu yang didahulukan untuk bekerja,” imbuhnya.

Dia tidak menampik akan tetap menyesuaikan dengan hasil kajian. Selain itu untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Serang harus dapat menyesuaikan kemampuannya dengan situasi dan kondisi di Kota Serang saat ini. “Jadi pendidikan juga harus ditingkatkan,” katanya.

Syafrudin membeberkan, SDM di Kota Serang masih sangat lemah, dan banyak pula penduduk Kota Serang yang tidak lulus SLTA. “Kami menekankan untuk masyarakat Kota Serang minumal pendidikannya harus SLTA,” katanya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait