Edukasi

4 Langkah Jitu Jadi Akuntan Sukses Era Digital

Transformasi teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai sektor, termasuk para akuntan yang menghadapi transformasi pekerjaan berupa akuntansi digital.

Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika menyoroti pentingnya akuntan menguasai teknologi digital dalam Konferensi Akuntansi Regional ke-9 (KRA) yang digelar Institut Akuntan Indonesia pada 12 Juli 2022.

Demikian siaran pers PR Universitas Pelita Harapan (UPH) yang diterima MediaBanten.Com, Rabu (8/11/2023).

Katanya, dalam tiga tahun mendatang, diperkirakan sekitar 58% akuntan akan mengadopsi teknologi seperti robotic process automation (RPA) dan kecerdasan buatan untuk otomatisasi proses pencatatan dan analisis.

Di Indonesia, kebutuhan akan akuntan yang terampil dalam teknologi digital semakin mendesak, mengingat saat ini tersedia 53,000 akuntan dari kebutuhan yang mencapai 452,000 orang.

Laporan US News & World Report menunjukkan, pertumbuhan pekerjaan akuntan sebesar 5,6% dari tahun 2021 hingga 2031, menegaskan peran penting akuntan dalam dunia bisnis yang terus berkembang.

“Meskipun kemajuan teknologi akan mengubah praktik akuntansi secara signifikan, teknologi tidak akan sepenuhnya menggantikan peran para akuntan,” kata Wijaya Triwacananingrum, Ketua Program Studi Akuntasi UPH.

Teknologi akan terus mengubah bagaimana akuntansi dilakukan, tetapi keterlibatan manusia dalam menerapkan pengetahuan, interpretasi, dan analisis akan tetap menjadi hal yang penting dalam dunia akuntansi.

“Namun, para akuntan harus beradaptasi dan mengejar keterampilan-keterampilan baru untuk dapat berkembang di era digital,” ujarnya.

Untuk meraih sukses di era digital sebagai seorang akuntan, ada empat langkah kunci yang perlu dipertimbangkan dan diupayakan:

1. Meraih Gelar Sarjana

Pendidikan tinggi menjadi fondasi penting dalam memasuki dunia akuntansi. Memperoleh gelar sarjana dari perguruan tinggi akan memberikan keunggulan ketika mencari pekerjaan.

2. Mengejar Gelar Lanjutan

Meskipun tidak wajib, meraih gelar master di bidang akuntansi dapat memperluas peluang sukses dalam karier Anda.

3. Sertifikasi Profesional

Menyandang sertifikasi profesional memberikan beragam manfaat bagi keberlangsungan karier seseorang. Dengan memiliki sertifikasi profesional di bidang akuntansi, akan dianggap memiliki keahlian yang lebih tinggi dalam profesi tersebut.

Selain itu, sertifikasi profesional juga dapat menjadi modal untuk mendapatkan kepercayaan dari perusahaan.

Salah satu universitas swasta di Indonesia yang dapat menunjang mahasiswanya untuk mendapatkan sertifikasi profesional di bidang akuntansi adalah Universitas Pelita Harapan (UPH).

Beberapa lembaga sertifikasi profesi akuntansi yang telah bekerja sama dengan Program Studi (Prodi) Akuntansi UPH antara lain, The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) Chartered Accountants, Chartered Institute of Management Accountants (CIMA), Association of Chartered Certified Accountants (ACCA), CPA Australia, serta Accurate Brevet A dan B.

4. Keterampilan Teknologi

Di era digital saat ini, akuntan harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan mereka.

Penguasaan aplikasi Akuntansi Digital, seperti Microsoft Power BI, menjadi nilai tambah dalam pengambilan keputusan bisnis.

Semua langkah ini dapat diwujudkan melalui peran pendidikan tinggi yang menghadirkan pembelajaran yang up to date dan terintegrasi dengan teknologi untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Prodi Akuntansi UPH menghadirkan konsentrasi (peminatan) Akuntansi Digital untuk mempersiapkan calon akuntan yang mampu mengikuti perkembangan zaman serta melek teknologi.

Apa itu Akuntansi Digital?

Akuntansi Digital adalah cabang penting dalam profesi akuntan yang berkembang seiring dengan perubahan teknologi.

Ini melibatkan penggunaan aplikasi, platform berbasis awan, dan alat-alat digital untuk pencatatan, pemrosesan, serta pelaporan informasi keuangan.

Kemampuan untuk bekerja dengan data digital dan menggunakan perangkat lunak berbasis awan menjadi penting, mengingat transaksi keuangan semakin berbasis digital dan transparan.

Universitas Pelita Harapan (UPH) menyediakan pendidikan yang terintegrasi dengan teknologi untuk melahirkan akuntan yang kompeten di era digital.

Mereka menawarkan konsentrasi Akuntansi Digital, yang mencakup mata kuliah tentang sistem informasi akuntansi digital, pengolahan dan analisis data digital, audit digital, serta kecerdasan buatan.

Fasilitas laboratorium akuntansi yang dimiliki UPH mendukung mahasiswa dalam mempraktikkan penggunaan teknologi terkini dalam dunia akuntansi.

Akuntansi Digital UPH mempersiapkan lulusannya untuk berperan dalam berbagai bidang, termasuk Akuntan Perusahaan, Auditor Digital, Analis Data Digital, dan pengembang sistem Akuntansi Digital.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, para lulusan dapat berkontribusi dalam lingkungan bisnis yang semakin didorong oleh teknologi.

Dalam menghadapi masa depan sebagai akuntan, investasi pada pendidikan dan pengembangan diri dalam Akuntansi Digital akan menjadi kunci sukses.

Prodi Akuntansi UPH menawarkan berbagai pilihan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, sehingga dapat memilih jalur yang sesuai dengan minat dan tujuan karier.

UPH memiliki akses ke sumber daya dan pengetahuan terkini dalam dunia akuntansi digital. Jadi, jangan ragu untuk meraih kesuksesan sebagai seorang akuntan di era digital dengan pendidikan yang modern dan terdepan. (Siaran Pers PR UPH)

Editor Iman NR

Iman NR

Back to top button