Januari 2026, Kasus Penyakit DBD di Lebak Tercatat 88 Orang
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten menyatakan bahwa kasus penyakit DBD atau demam berdarah dengue di daerah itu selama Januari 2026, mencapai 88 orang dan mendapatkan penanganan pelayanan kesehatan rumah sakit dan puskesmas.
“Kami hingga kini belum menerima laporan korban jiwa akibat penyakit DBD itu,” kata Kepala Seksi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Rohmat di Lebak, Jumat (23/1/2026).
Dinkes Kabupaten Lebak menginstruksikan kepada petugas puskesmas agar mengoptimalkan juru pemantau jentik (Jumantik) di daerah itu.
Selain itu, masyarakat diimbau memaksimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) plus, yakni mengubur, menimbun dan menutup (3M) barang bekas serta pemberian Abate di bak mandi.
Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dimana beberapa pekan terakhir ini curah hujan meningkat dan memicu genangan air sebagai tempat kembang biak nyamuk aedes aegypti.
Oleh karena itu, kegiatan Jumantik, PSN plus 3M serta PHBS perlu dimaksimalkan agar dapat memutus mata rantai penyebaran kasus DBD.
Ia mengatakan kasus DBD tertinggi terjadi di wilayah padat penduduk, karena dari 88 kasus penyakit mematikan itu sebagian besar warga Rangkasbitung.
“Kami minta masyarakat berperan aktif untuk melakukan PSN plus 3M dan PHBS dengan menjaga kebersihan lingkungan untuk mematikan jentik-jentik nyamuk aedes aegypt,” kata Rohmat.
Kepala Puskesmas Rangkasbitung Yayang Citra Gumilar mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan edukasi dan pencegahan penyebaran penyakit menular akibat gigitan nyamuk, terlebih curah hujan meningkat.
Sementara itu, Ketua RT 01/09 Kelurahan MC Timur Rangkasbitung Kabupaten Lebak Iman mengatakan pihaknya bersama masyarakat melakukan kegiatan kebersihan lingkungan dan PSN agar populasi jentik nyamuk di musim hujan tidak berkembang biak.
“Kami hingga kini belum menerima laporan terkait warga yang terserang DBD,” kata Iman. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)









