Hukum

Kapolres Cilegon Siagakan Personel 24 Jam Hadapi Bencana Banjir

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyiapsiagakan seluruh personel untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi berupa bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan lainnya akibat cuaca ekstrem berupa hujan tinggi yang melanda sebagian Kota Cilegon.

Kapolres Cilegon mengatakan, personel disiagakan selama 24 jam untuk merespons cepat potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama setelah hujan deras yang sempat mengguyur sejak awal Maret hingga Sabtu (7/3/2026).

“Anggota difokuskan untuk memantau wilayah rawan genangan dan banjir yang sempat merendam beberapa pemukiman di Cilegon dengan ketinggian air cukup tinggi,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, selain rutin melakukan Apel Jam Pimpinan untuk mengecek kesiapan fisik, mental, dan peralatan personel dalam menghadapi cuaca ekstrem, ia juga menyerahkan paket makanan siap saji untuk warga korban banjir.

“Penyerahan bantuan tersebut, dipimipin Kabag Log Polres Cilegon Kabag Log Polres Cilegon AKP Sudibyo Wardoyo dan diterima Anggota Piket Jaga Polsek Purwakarta AIPTU Wawan STB, dan di Polsek Cibeber melalui Ipda Ujang,” ujar Kapolres.

Disampaikan Kapolres Cilegon, bantuan yang diberikan untuk warga terdiri Pop Mie sebanyak 20 dus, mie sedap 4 dus, gula pasir 20 bungkus, kopi luak 20 pak, kopi hitam cap gajah 20 lenteng, Aqua gelas VIT 4 dus dan teh celup 20 dus.

“Kepada masyarakat, diminta memantau perkembangan cuaca dari BMKG dan segera melapor melalui layanan 110 jika terjadi keadaan darurat, terutama bagi warga di area rawan banjir, gratis dan aktif 24 jam. Kami ingin masyarakat tahu, bahwa bantuan dari Polri bisa diakses kapan saja ketika terjadi gangguan keamanan,” ujarnya.

Kapolres menyampaikan, berdasarkan laporan dan hasil pantauan langsung dilapangan, banjir yang melanda Kota Cilegon, sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) pagi, merendam rumah-rumah di sejumlah kecamatan terdampak.

Genangan air, bahkan mencapai lebih dari satu meter di beberapa kawasan permukiman warga, sehingga kesiapsiagaan anggota kepolisian menjadi sangat krusial.

Di Kecamatan Cibeber, banjir terjadi di kawasan Perumahan PCI, di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, tepatnya di Perumahan Metro Cilegon dengan jumlah rumah terendam mencapai ratusan unit.

“Dengan kondisi saat ini, Polres Cilegon meningkatkan koordinasi dengan Polda Banten, yaitu Ditsamapta, Ditpolairud, dan juga dengan Satbrimobda serta stakeholder terkait (BPBD dan TNI) untuk mempermudah penanganan di lapangan,” terang Kapolres Martua Silitonga. (Penulis : Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button