Sosial

Paska Operasi Penertiban, Pemkot Siagakan Petugas Awasi Pasar Anyar dan Sipon

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menyiagakan petugas untuk mengawasi dan menjaga situasi di Pasar Anyar dan Pasar Sipon setelah dilakukan operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima.

“Pemkot Tangerang tidak pernah melarang pedagang untuk berdagang asalkan jualan di tempat yang semestinya, sehingga tidak menyalahi aturan dan tidak mengganggu ketertiban lingkungan maupun lalu lintas,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam keterangan di Tangerang, Jumat.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang melakukan operasi penertiban menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi penertiban lapak-lapak liar di lingkungan pasar ini difokuskan pada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan serta area yang tidak sesuai peruntukan, khususnya sepanjang Jalan Pasar Anyar dan Pasar Sipon.

Langkah ini untuk mengurai kepadatan, mengembalikan fungsi jalan, serta meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di sekitar pasar.

Ia menjelaskan penertiban ini dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan tertib untuk seluruh masyarakat.

“Tentunya yang dimaksud masyarakat di sini juga adalah konsumen serta para pedagang itu sendiri serta masyarakat yang beraktivitas dan berlalu lintas di kawasan ini. Kita ingin agar semuanya dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar terlebih di hari-hari menjelang sampai setelah Lebaran nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan penertiban bukan sekadar melarang pedagang berjualan, melainkan menertibkan yang berjualan di tempat yang tidak seharusnya.

Ia juga mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan di lingkungan masing-masing agar Lebaran tahun ini bisa dirayakan dengan nyaman dan kondusif.

“Kita jaga bersama agar Lebaran tahun ini dapat lebih bermakna karena kita rayakan dengan hati dan lingkungan yang bersih,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan penertiban dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tetap mengedepankan pendekatan dialog kepada para pedagang.

“Kami tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para pedagang agar dapat berjualan di lokasi yang telah disediakan demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen melakukan penataan lanjutan guna menciptakan kawasan Pasar Anyar yang lebih tertib dan representatif.

Upaya ini diharapkan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat berlebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan operasi ini untuk memastikan seluruh ruas jalan di sekitar pasar dalam kondisi bersih dan tertib saat Idul Fitri sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan silaturahim dengan nyaman.

“Target kami seluruh ruas jalan di sekitar Pasar Anyar dan Pasar Sipon sudah bersih dan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” katanya.

Operasi gabungan juga dilanjutkan dengan pembersihan rumah-rumah ibadah dengan harapan masjid-masjid siap digunakan untuk Shalat Idul Fitri 1447 H.

“Kami berharap, saat masyarakat melaksanakan Shalat Idul Fitri, seluruh lingkungan, termasuk rumah ibadah, sudah dalam kondisi bersih dan nyaman,” katanya.

Ia mengimbau para pedagang tidak kembali berjualan di badan jalan setelah dilakukan penertiban. Pedagang diminta menempati lokasi yang telah disediakan oleh pengelola pasar.

“Kami mengingatkan kepada para pedagang, khususnya di sekitar Pasar Anyar dan Pasar Sipon, agar tidak lagi berjualan di bahu jalan, seperti di Jalan Ahmad Yani yang merupakan akses utama lalu lintas masyarakat,” katanya. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button