Ekonomi

Bulog Jamin Minyakita Tersedia di Pasar Banten dan Jakarta

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil DKI Jakarta dan Banten memastikan minyak goreng merek Minyakita tersedia dan aman di pasar-pasar pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat dan saat ini harga terpantau sesuai harga eceran tertinggi (HET) di harga Rp15.700 per liter,” kata Pemimpin Bulog Wilayah DKI Jakarta & Banten, Taufan Akib dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, permintaan terhadap minyak goreng bersubsidi ini mengalami peningkatan seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan sederhana. Namun, stok Minyakita dalam kondisi cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di pasar-pasar pencatatan SP2KP Kemendag.

Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten secara luas mendistribusikan Minyakita ke pasar-pasar tradisional, khususnya pasar pencatatan SP2KP agar dapat dijangkau dan dibeli dengan mudah oleh masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Sebagai langkah antisipatif, pihaknya juga mengajukan penambahan pasokan minyak goreng bersubsidi ini dari pabrik atau produsen Minyakita melalui kantor Perum Bulog Pusat.

Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten telah menyalurkan 7.348 ribu liter minyak goreng, Sebanyak 4.189 liter disalurkan di wilayah Provinsi DKI Jakarta, sisanya sebanyak 3.159 liter disalurkan di Provinsi Banten.

Taufan mengatakan penjualan Minyakita dilakukan melalui penyalur ke pedagang pengecer di pasar-pasar rakyat yang terdaftar dalam SP2KP, pedagang pengecer lain, pengecer jaringan Perum Bulog dan BUMN Pangan, dan koperasi desa dan/atau kelurahan Merah Putih sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 tahun 2025.

Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten baik secara internal maupun bersama-sama dengan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Pangan bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, melaksanakan kegiatan monitoring langsung ke pasar.

Pada Selasa (14/4) lalu, pihaknya melakukan monitoring di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan lancar dan merata.

Monitoring dan perluasan penjualan Minyakita terus dilakukan oleh Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten secara masif untuk memastikan bahwa harga jual tidak melebihi HET oleh pedagang yang terdaftar sebagai mitra Bulog.

“Kami menjamin ketersediaan pasokan Minyakita tersedia dan tersebar, sehingga masyarakat mudah dalam membeli Minyakita sesuai dengan HET,” kata Taufan. (Penulis: Mario Sofia Nasution – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button