Lingkungan

DLH Kota Serang Targetkan Pembentukan Bank Sampah Capai 250 Unit Tahun 2026

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Banten, berupaya meningkatkan pembentukan bank sampah hingga mencapai 250 unit pada tahun ini, sebagai langkah kolaboratif untuk menangani persoalan limbah di daerah tersebut secara paripurna.

Kepala DLH Kota Serang Farach Richi di Serang, Jumat, mengatakan penanganan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran dan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Oleh karena itu kami juga akan mengoptimalkan peran serta bank sampah. Dari bank sampah ini kami akan lakukan yang namanya akreditasi, dan mudah-mudahan dengan akreditasi ini bank sampah mendapatkan trust atau kepercayaan dari masyarakat,” ujar Farach.

Ia menjelaskan tingkat kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya pembentukan bank sampah di Kota Serang yang saat ini telah mencapai 114 unit, dari jumlah awal hanya 67 unit.

Melihat tren positif tersebut, kata dia, DLH Kota Serang menargetkan penambahan fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat itu hingga menyentuh angka 250 unit pada tahun ini.

“Saat ini, Alhamdulillah, sudah ada sekitar 114 bank sampah, dari jumlah awal 67 itu sudah ada signifikan kenaikan. Rencananya untuk tahun ini kita akan menambah sekitar sampai 250 bank sampah,” paparnya.

Menurut Farach, keberadaan bank sampah sangat efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemprosesan Akhir (TPA). Ke depannya, operasional bank sampah akan dibuat lebih spesifik agar proses daur ulang berjalan maksimal.

“Adanya bank sampah ini sangat efektif. Jadi nanti bank sampah ini akan kita bagi masing-masing, ada yang khusus mengelola sampah organik, anorganik, serta khusus untuk minyak jelantah,” kata Kepala DLH Kota Serang Farach Richi. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button