Sosial

Al Muktabar Road Show, Pastikan BLT BBM Subsidi Tak Dipotong

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar melakukan road show (keliling) untuk memantau penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) BBM subsidi untuk memastikan tidak ada potongan dan tepat sasaran.

Besaran uang BLT BBM subsidi itu Rp150.000 /bulan /KPM. Mereka akan menerima bantuan selama 4 bulan, sehingga totalnya Rp600.000.

Demikian dikemukakan Al Muktabar, Pj Gubernur dalam rilis Biro Adpim Banten yang dikutip MediaBanten.Com, Sabtu (24/9/2022). Road Show Pj Gubernur akan dilakukan satu minggu penuh ke 8 kabupaten dan kota.

“Saya sengaja memantau betul kegiatan ini, karena ingin mengetahui dan melihat secara langsung proses penyalurannya agar tepat sasaran,” katanya.

Dijelaskan, banyak metode pemberian bantuan yang bisa dilakukan pemerintah kepada masyarakat. Namun dia memilih penyaluran melalui rekening bank atas nama masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sehingga, dengan melalui rekening bank ini, kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” ujarnya.

Lanjutnya, mekanisme penyaluran lewat bank juga mudah terlacak jejak digitalnya sehingga dapat mempermudah untuk dilakukan pendeteksian jika ada hal-hal yang tidak diharapkan.

“Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini tidak ada potongan,” imbuhnya.

Pemprov Banten sudah memvalidasi data baik dari DTKS maupun non DTKS dari Kabupaten dan kota. Data itu dipertanggungjawabkan secara mutlak oleh bupati dan walikota.

Al Muktabar mengakui, besaran BLT yang disalurkan tidak seberapa, tapi berharap dapat bermanfaat buat masyarakat. Selain itu, penyaluran BLT ini menunjukan bahwa Pemerintah hadir untuk masyarakat.

“Ini membuktikan pemerintah selalu hadir ketika kondisi sedang kurang baik-baik saja. Mudah-mudahan dapat menjadi tali asih antara pemerintah dengan masyarakat dan kita mengimbau agar masyarakat menggunakannya dengan bijaksana,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Nurhana menambahkan, total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT BBM di Kota Serang sebanyak 5.632 KPM dengan anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp3,3 miliar lebih.

Dari jumlah data itu, ada 5.073 KPM yang sudah siap salur, sedangkan 599 KPM lainnya masih dalam proses perbaikan data.

“Karena kita ingin pastikan penyaluran ini terhadap prioritas utama penerima BLT BBM ini yakni sopir angkot, ojek, nelayan dan pelaku UMKM yang terdampak,” ucapnya. (Biro Adpim Banten/ Editor: Iman NR)

Iman NR

Back to top button