Bupati Pantau Pelaksanaan UNBK SMK di Pandeglang

Foto: Beni Madsira

Bupati Pandeglang, Irna Narulita memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari terakhir di SMKN 2 Pandeglang, Kamis (05/04/2018). Ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ujian berlangsung lancar, meski kewenangan SMA/SMK kini sudah dilimpahkan ke Pemprov Banten.

Setelah selama kurang lebih 30 menit memantau pelaksanaan UNBK disalah satu sekolah favorit itu, Irna mengatakan, pelaksanaan ujian berbasis komputer di Pandeglang berjalan lancar dan menilai para peserta ujian nampak siap menjawab semua soal yang disediakan. “Pelaksanaan UNBK berjalan baik, kami support mereka walaupun sedang fokus mengerjakan soal. Saya pantau mereka nampak siap fisik dan juga mental. Saya lihat tatapan mata mereka semangat sekali,” katanya.

Irna berharap, peserta UNBK bisa luluas dengan nilai terbaik, sehingga meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Semoga mereka bisa mendapatkan nilai terbaik. Karena sudah mendapat bimbingan untuk mengikuti UNBK selama 1 tahun terakhir. Kami berharap Pemprov lebih fokus memberi perhatian pendidikan di Pandeglang karena kami ingin mengejar ketertinggalan,” ujarnya.

Baca: Karyawan dan Pelajar Merupakan 59 % Korban Kecelakaan di Banten

Kepala SMKN 2 Pandeglang, Ade Firdaus, sejauh ini pihaknya tidak mengalami kendala apapun baik jaringan internet maupun jaringan listrik. Adapun jumlah peserta didik yang mengikuti UNBK di SMKN 2 Pandeglang sebanyak 664 peserta. “Di sini ada ada 7 ruangan, satu ruang ada 35 unit komputer yang dapat digunakan dan pelaksanaan UNBK dibagi tiga shift pertama hingga pukul 10.00 WIB, kedua hinggga pukul 13.00 WIB, dan ketiga hingga pukul 16.00 WIB,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten, sebanyak 79.199 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Provinsi Banten, mengikuti ujian nasional berbasis Komputer (UNBK), sejak Senin 2 April hingga 5 April 2018.  Peserta itu berasal dari 648 SMK di Provinsi Banten, dan tahun ini seluruh SMK sudah menerapkan ujian berbasis komputer. (Beni Madsira)

Berita Terkait