KesehatanKuliner

Cara Konsumsi Daun Teh Hijau dan 15 Manfaat, dari Diet hingga Kanker

Teh hijau adalah nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi, atau bisa juga berarti minuman yang dihasilkan dari menyeduh daun teh tersebut.

Teh hijau merupakan minuman populer di daratan Tiongkok, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, Asia Tenggara dan semakin dikenal juga di negara Barat yang dulunya merupakan peminum teh hitam.

Gugus katekin yang banyak terkandung pada teh hijau dalam bentuk molekul epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dapat menghambat tumorigenesis pada tahap inisiasi, promosi dan progresi,

Yang membedakan teh hijau dan teh hitam adalah prosesnya. Teh Hitam mengalami proses oksidasi, yakni reaksi kimia yang disebabkan oleh paparan oksigen. Proses oksidasi membuat warna daun teh menjadi gelap. Tak hanya mengubah warna daun teh, oksidasi juga membuat rasa dan aroma teh hitam menjadi lebih pekat.

Baca:

Sedangkan teh hijau usai dipetik dan dikeringkan daun teh akan dipanaskan melalui pengukusan. Pemanasan daun teh ini akan menghentikan proses oksidasi untuk mempertahankan warna daun teh. Selain itu, teh hijau juga memiliki rasa dan aroma yang segar.

Menurut penelitian teh hijau memiliki manfaaat sebagai berikut;

  1. Menurunkan Risiko Kanker
  2. Meningkatkan Fungsi Otak
  3. Meningkatkan Kesehatan Oral
  4. Dapat Menurunkan Risiko Diabetes
  5. Mengurangi Penyakit Kardiovaskular
  6. Membantu Memobilisasi Lemak dari Sel Lemak
  7. Meningkatkan Pembakaran Lemak
  8. Meningkatkan Metabolisme dalam Tubuh
  9. Membuat Konsumsi Kalori Lebih Sedikit
  10. Menghilangkan Lemak Abdominal
  11. Mengobati Jerawat
  12. Mempercantik Kulit Wajah
  13. Mengurangi Mata Bengkak dan Lingkaran Hitam
  14. Mencegah Penuaan
  15. Berfungsi sebagai Toner Kulit

Baca:

Namun mengonsumsi teh hijau harus dilakukan dengan tepat agar bisa optimal memproleh khasiatnya. Hindari mencampur teh hijau dengan apapun. Juga harus diperhatikan waktu-waktu meminumnya teh hijau tersebut. Menurut web halodoc.com ada sejumlah tips untuk minum teh hijau.

Minum Hangat-Hangat

Teh hijau memang bisa dinikmati dalam keadaan hangat ataupun dingin. Namun, jika kamu menginginkan khasiat untuk menurunkan berat badan, sebaiknya nikmati teh hijau dalam keadaan hangat. Jika kamu menyeduh langsung daun teh hijau asli, sebaiknya seduh dengan air panas di suhu 80-90 derajat Celsius. Biarkan sejenak sampai teh menjadi hangat, lalu minum hingga habis.

Minum 3-4 Kali Sehari

Selain diminum hangat-hangat, teh yang satu ini sebaiknya dikonsumsi sebanyak 3-4 kali sehari. Waktu terbaik untuk meminumnya adalah setelah sarapan, karena minum teh dalam kondisi perut yang kosong dapat merangsang produksi asam lambung.

Setelah itu, di siang hari minumlah lagi teh hijau untuk menyegarkan tubuh dan pikiran setelah menjalankan aktivitas yang padat. Setelah makan malam, kamu dapat kembali meneguk secangkir teh hijau. Namun, selain di waktu-waktu tersebut, kamu juga bisa menikmati teh hijau di sore hari setelah pulang bekerja.

Sebab, teh hijau tak hanya membantu proses diet, tetapi juga bisa membuat tubuh jadi lebih segar. Jika kamu ingin diskusi lebih lanjut tentang konsumsi teh hijau, kamu bisa mendiskusikannya dengan dokter gizi. Sekarang, diskusi dengan dokter gizi juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lho. Lewat fitur Talk to a Doctor, kamu bisa obrolkan langsung gejalamu melalui Chat atau Voice/Video Call, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Jangan Tambahkan Campuran Apapun

Suka dengan matcha latte atau minuman olahan teh hijau lainnya? Kalau sedang diet, sebaiknya jangan tambahkan campuran apapun ke dalam teh hijau, ya. Sebab, teh hijau yang dicampur dengan susu, madu, atau jeruk nipis sangat tidak disarankan untuk diet. Alangkah lebih baik jika kamu benar-benar mengonsumsi seduhan daun teh hijau murni, jika ingin menurunkan berat badan.

Penambahan susu atau madu dapat meningkatkan kandungan kalori di dalam teh hijau. Sementara jeruk nipis memang memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan, tetapi teh hijau yang sudah dicampur dengan jeruk nipis sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat penyakit maag.

Hindari Minum Teh Hijau Sebelum Tidur

Jika sedang menjalani program diet, sebaiknya hindari minum teh hijau sebelum tidur. Sebab, teh hijau mengandung kafein, meski jumlahnya tidak sebanyak kopi. Kandungan kafein ini dapat membuat kamu jadi susah tidur jika meminumnya kurang dari 2 jam sebelum tidur. Oleh karena itu, hindari minum teh hijau sebelum tidur untuk mencegah insomnia.

Kurang tidur justru akan mengacaukan proses metabolisme tubuh, sehingga pembakaran lemak di dalam tubuh tidak optimal. Jadi sebaiknya minumlah teh hijau setelah makan malam. Itu artinya, kamu harus makan malam kurang dari 4 jam sebelum waktu tidur. Setelah makan, minumlah teh hijau yang baru diseduh.

Jangan Hanya Mengandalkan Teh Hijau

Berbagai cara minum teh hijau yang telah dijelaskan tadi memang bisa membantu proses menurunkan berat badan. Namun, perlu diketahui bahwa teh hijau bukanlah jalan pintas untuk memiliki berat badan yang ideal, sehingga kamu sebaiknya tidak hanya mengandalkan teh hijau.

Teh hijau memang mengandung epigalokatekin galat (EGCG) untuk memproduksi hormon yang mampu mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh, tapi kamu juga harus memperhatikan setiap makanan yang dikonsumsi. Layaknya seorang yang sedang diet, kamu harus mengurangi makanan berlemak dan berkalori tinggi. Selain itu, kamu juga harus rutin berolahraga untuk mempercepat proses pembakaran lemak dan kalori di dalam tubuh. (dari berbagai sumber / IN Rosyadi)

Iman NR

Back to top button