Cilowong Bersolek: Dari Infrastruktur Hingga Penataan Kampung

Cilowong Bersolek
Cilowong Bersolek

Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang terus bersolek. Pemerintah Kelurahan setempat terus berbenah mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penataan kampung.

Lurah Cilowong Bahtiar menyatakan komitmennya mendukung program Pemerintah Kota Serang dalam upaya memajukan kemajuan peradaban tata kelola pembangunan di Ibukota Provinsi Banten. Pihaknya memanfaatkan anggaran kelurahan untuk membangun infrastruktur jalan lingkungan dan drainase.

Bahtiar mengatakan, dalam penyerapan anggaran APBD Kota Serang, saat ini akan dibangun jalan paving block dan drainase di Kampung Jakung Pali.

“Alhamdulillah untuk penyerapan anggaran baik dari APBD maupun dari DAUT untuk rincian penganggaran sudah, hanya tinggal melengkapi pengajuannya saja,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya di Kelurahan Cilowong, Kota Serang, Rabu (8/7/2020).

Kata Bahtiar, di daerah tersebut saat ini dibangun pula drainase dan jalan paving block dari anggaran dana alokasi umum tambahan (DAUT) di Kampung Jakung Seler dan Jakung Tengah. Selain itu di Kelurahan Cilowong mendapat bantuan program tembok penahan tanah (TPT) dari Perkim yakni di Kampung Kubang.

“Jadi di Keluraha Cilowong ini ada tiga program yang akan dibangun,” paparnya.

Lurah Cilowong, Bahtiar (Foto: Sofi Mahalali)

Baca:

Biaya Paving blok RT 0 1Lingkungan Jakung Selera Rp90.000.000 dan drainase Rp78.250.000. Biaya jalan paving blok RT 02 Lingkungan Jakung Tengah Rp90.000.000 dan drainase Rp78.250.000. Keduanya anggaran itu berasal dri DAUT APBN.

Sedangkan anggran berasal dari APBD Kota Serang adalah untuk Jalan Pavling Bok RT 03 Lingkungan Jakung Palima Rp50 juta dan drainase Rp50 juta.

Resik Lan Aman

Selain fisik, kata Bahtiar, Kelurahan Cilowong juga mengikuti lomba resik lan aman (LRLA) yang merupakan program Pemerintah Kota Serang. Program ini diikuti sejumla lingkungan di setiap kelurahan se-Kota Serang.

Lurah Cilowong Bahtiar mengatakan, dalam mengikuti perlombaan tersebut, pihaknya menunjuk beberapa kampung. Pemilihan dilakukan berdasarkan kriteria penilaian. Disebutkannya, ada dua Lingkungan yang diikutsertakan. Diantaranya Lingkungan Perahmatan dan Lingkungan Betik.

“Dalam program LRLA, dilakukan analisa mengenai pemilihan lingkungan yang akan diikutsertakan sebagai perwakilan Kelurahan,” jelasnya.

Kata dia, setelah adanya progran LRLA ini, di Lingkungan yang diikutsertakan dalam perlombaan sudah menunjukan perubahan. Kini, lingkungan menjadi terlihat nyaman, bersih dengan penataan dibeberapa sudut wilayah kedua lingungan tersebut.

Jumlah penduduk Kelurahan Cilowong adalah 5.931 jiwa. Jumlah itu terdiri dari 3.085 lelaki dan 2.846 perempuan. (ADV)

Sofi Mahalali

Berita Terkait