Diberangkatkan, 393 Jamaah Haji Kloter 12 Kabupaten Serang

haji kloter 12 Kabupaten Serang
Foto: Mursyid

Sebanyak 393 Jamaah Haji Kloter 12 dari 1.900 Jamaah Haji dari Kabupaten Serang melakukan pemberangkatan yang pertama menuju tanah suci, Mekah. Pelepasan itu dilakukan di Pendopo Kabupaten Serang, Jalan Ahmad Vetran, Kota Serang, Minggu (14/7/2019). Pelepasan Jemaah Haji dari Kloter 12 itu dilakukan Muhsinin, Ketua DPRD Kabupaten Serang.

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin meminta jemaah haji harus menjaga kesehatan dan stamina tubuh dalam menjalan Ibadah Haji. Dan, para jamaah diminta mengikuti arahan yang diberikan petugas haji yang ada setiap rombongan agar ibadah dapat berjalan khususk dan lancar hingga kembali ke tanah air.

“Dengan ini, sebanyak 393 jamaah haji asal Kabupaten Serang, kami berangkatkan. Dan semoga ibadahnya dapat berjalan dengan baik dan menjadi haji yang mabrur,” Kata Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin saat pelepasan jamaah haji di halaman Pendopo Bupati Kabupaten Serang.

Sebelum menaiki bus menuju Asrama Haji Pondok gede, Jakarta Timur. Sebanyak 5 jamaah haji yang mewakili 5 zona dikalungkan sorban sebagai simbol pelepasan jamaah haji asal Kabupaten Serang.

Baca:

Sejak Pukul 04.00

Kabag Ops Polres Serang Kota Kompol Abul Mafahir selaku penanggung jawab pengamanan kegiatan tersebut mengatakan, pengamanan lokasi acara pelepasan jamaah haji itu dilakukan sejak pukul 04.00 WIB. Kepolisian dalam hal ini bertugas mengawal para jemaah haji hingga di tempat tujuan, yaitu Asrama Haji Pondokgede. Polisi juga bertuga mengatur para pengantar jemaah haji agar tertib dan lancar.

“Ada sebanyak 75 personil dari Polres Serang Kota dan Perbantuan 10 personil dari Polres Serang serta 15 personil TNI dari Kodim 0602/Serang yang membantu pengamanan. Kita turunkan anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polres Serang Kota untuk mengawal 9 bus yang bawa 393 jamaah haji hingga sampai tujuan di Pondok Gede,” ucap Kompol Abul Mafahir.

Banyaknya keluarga para jamaah yang mengantar, lanjut Abul. Sempat membuat kesulitan pihak Kepolisian dan TNI untuk mensterilkan lokasi dan jalur keberangkatan yang akan di lalui oleh bus pembawa rombongan jamaah haji.

“Seperti dilihat keluarga yang mengantar jumlahnya bisa 5 kali lipat dari jumlah jamaah haji yang berangkat, tentu menjadi kendala untuk membuka space bagi para jamaah yang akan memasuki bus juga bagi bus yang akan berangkat dikarenakan sebagian jalan terpakai oleh keluarga jamaah haji yang mengantar,” tambah lelaki yang pernah menjabat sebagai Kanit Narkoba Polda Banten.

Kepolisian mengimbau bagi para keluarga yang akan mengantar anggota keluarganya ke lokasi pemberangkatan untuk menuju Embarkasi diharapkan tidak terlalu banyak membawa anggota keluarga. Hal ini dimaksud agar dapat membuat situasi nyaman, aman serta tidak mengganggu jadwal keberangkatan sehingga para jamaah haji dapat tiba tepat waktu sesuai jadwal yang telah dibuat.

“Masih ada beberapa keberangkatan lagi, kedepannya saya harap anggota keluarga yang mengantar tidak perlu ikut terlalu banyak, agar kami dari pihak Kepolisian lebih mudah melakukan kontrol situasi sekitar dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi para jamaah haji yang hendak berangkat,” ujarnya. (Mursyid)

Berita Terkait