Ditemukan, Bayi Perempuan Terbungkus Kardus di Kaliasin

Foto: Google

Warga Kampung Kaliasin RT 05 RW 05, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang digegerkan oleh penemuan bayi perempuan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kamis (22/10/ 2020). Bayi tersebut terbungkus kardus dan dipenuhi darah.

Sarta, Ketua RT 05/05 Desa Kaliasin kepada awak media mengatakan, bayi malang yang diduga dibuang orang tuanya itu ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB. “Ditemukan dekat TPU Kaliasin,” ungkapnya.

Demi memastikan kondisi kesehatan sang bayi yang berjenis kelamin perempuan itu, warga kemudian membawanya ke klinik setempat. “Langsung dibawa ke klinik Dewi. Dekat lokasi penemuan bayi tersebut,” ujarnya.

Kapolsek Balaraja Kompol Teguh Kuslantoro menjelaskan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Samsudin. Ketika itu Samsudin sedang melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat kardus, namun saat akan dibuang kardus tersebut berisi bayi berjenis kelamin perempuan dengan kondisi masih hidup.

Baca:

“Jadi saksi berniat membuang kardus itu, tapi ternyata didalamnya ada bayi perempuan. Kondisinya masih hidup dengan kondisi ari-ari masih menempel,” tuturnya.  Bingung dengan temuan itu, lanjut Teguh, saksi kemudian melaporkan kepada orang tuanya dan warga setempat.

Kemudian warga membawanya ke klinik bidan yang tidak jauh dari TKP untuk mendapatkan perawatan medis. “Saat diperiksa, bidan menyatakan kondisi bayi sehat dengan berat badan 2,7 kilogram dan panjang 47 sentimeter. Selanjutnya bidan itu melaporkan ke Polsek Balaraja,” ujarnya.

Teguh menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus pembuangan bayi itu untuk menemukan pelakuknya. Sementara bayi masih berada di klinik bidan tersebut. “Kasus ini masih kami selidiki untuk menemukan pelakunya. Sementara bayi masih dalam perawatan bidan,” pungkasnya. (Rivai Ikhfa)

Next Post

Gagal Ke Jakarta, Buruh Demo Tolak Omnibus Blokir Jalan

Kam Okt 22 , 2020
Gagal berangkat ke Jakarta ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja di wilayah Serang Timur melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di sekitaran Cikande Asem, Kabupaten Serang, Kamis (22/10/2020). Dalam aksinya, para pengunjukrasa ini melakukan aksi blokir jalan Serang – Tangerang. Akibat aksi blokir itu, jalan raya […]
Foto: Google