Gerakan Indonesia Sadar Admindu Dicanangkan di Lebak

Foto: Istimewa

Gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan (Gisa) dicanangkan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof Dr Zudan Arif Fakhurullah SH MH dan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak, Ino S Rawita di Aula Multatuli Pemkab Lebak, Minggu (18/2/2018) malam.

Pencanangan gerakan ini dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Lebak, aktivis dan para pemerhati berkaitan dengan administrasi kependudukan (Admindu). Pjs Bupati Lebak, Ino S Rawita menyambut baik Gisa ini. Diharapkan, gerakan ini akan mendorong masyarakat semakin sadar akan administrasi kependudukan.

Sedangkan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah kembali menegaskan keinginannya agar peran lembaga yang dipimpinnya memiliki peran yang lebih besar baik di tingkat puat maupun daerah. “Dukcapil Bisa dan Pelayanan yang Membahagiakan masih lanjut. Tahap ketiga saya menyebutnya Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan,” katanya.

Mewujudkan hal ini, Ditjen Dukcapil akan membangun kesadaran masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan yang sadar administrasi kependudukan.  “Dari desa dan kelurahan akan terbangun  kecamatan sadar administrasi kependudukan. Di atasnya kita bangun kabupaten/kota sadar administrasi kependudukan. Lalu provinsi sadar administrasi kependudukan”, pungkas Ketua DPN Korpri ini.

Baca: Pjs Bupati Lebak: Akan Diperbaiki Rumah Tertimpa Pohon Di Cikulur

Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan dicanangkan akan dideklarasikan pada awal tahun 2018 bersamaan dengan pelaksanaan rapat koordinasi bidang administrasi kependudukan.

Pemerintah daerah menurutnya, punya peran besar untuk menyukseskan gerakan ini, terutama Dinas Dukcapil. Dari kecamatan, masing-masing kecamatan harus memiliki desa sadar adminduk. Di tingkat kabupaten/kota minimal ada 50 desa/kelurahan sadar adminduk. Begitupun di tingkat provinsi, minimal terdapat 50 kecamatan sadar adminduk.

“Nanti kita pilih dan beri penghargaan desa sadar Adminduk, kecamatan sadar Adminduk, kabupaten/kota sadar Adminduk, dan provinsi sadar Adminduk”, lanjutnya.

Di tingkat pusat, Ditjen Dukcapil akan memperkuat kompetensi aparatur agar standar kompetensinya naik terutama dalam hal public speaking.  “Nanti akan kita adalah pelatihan dan bentuk team teaching. Jadi mulai sekarang silakan ajak staf untuk bisa menyampaikan materi. Lakukan pendampingan secara baik antara pejabat eselon dengan staf agar sama-sama menyampaikan materi dengan baik”, ajak Prof. Zudan. (IN Rosyadi)

Berita Terkait