Pemprov NTB Tertarik Belajar Jamsosratu dan PKH Di Banten

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) yang dilaksanakan Pemprov Banten rupanya menarik perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka rencananya akan datang ke Banten untuk belajar pelaksanaan kedua program yang dinilai berhasil menyejahterakan masyarakat.

Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga (Jamsoskel) Dinas Sosial Banten, Budi Darma yang dihubungi MediaBanten.Com, Kamis (25/4/2019) membenarkan rencana kunjungan dari Dinsos NTB tersebut. “Menurut surat yang dikirim mereka itu akan datang pada Selasa, 29 April sampai 1 Mei 2019,” kata Budi Darma.

Dalam surat yang di kirimkan Dinsos NTB ke Dinsos Banten terlampir Permohonan Study Komparatif, Pelaksanaan PKH Daerah. Sebagai salah satu upaya mempercepat proses penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) telah mencanangkan berbagai program, salah satunya adalah program “Sasambo Gemilang” yang merupakan duplikasi Program Keluarga Harapan (PKH) di daerah yang rencana pelaksanaannya pada tahun 2019.

Baca: Wagub: Banten Meraih Penghargaan APE Sebanyak 6 Kali

“Berkaitan dengan hal tersebut, untuk lebih memperluas referensi tentang pelaksanaan Bussines Prosess PKH Daerah, maka kami bermaksud melakukan study komparatif untuk mengetahui hal-hal terkait pola perencanaan, implementasi dan proses penyaluran bantuan PKH daerah Provinsi Banten (Jamsosratu),” kata Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik dalam suratnya.

Progra Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu atau dikenal dengan nama Jamsosratu digulirkan Pemprov Banten sejak tahun 2013. Pemprov Banten beberapakali mendapatkan penghargaan dari Kementrian Sosial karena program Jamsosratu tersebut. Pemerintah pusat menilai, program Jamsosratu memapu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (IN Rosyadi)

Berita Terkait