Usaha Mikro Peserta Jamsosratu Lemah Pemasaran Produk dan Modal

Kesulitan modal dan pemasaran produk usaha mikro merupakan persoalan klasik, termasuk usaha mikro dari para peserta bantuan nontunai Jaminan Sosial Banten Bersatu (Jamsosratu). Keberhasilan usaha mikro peserta Jamsosratu menjadi penting karena indikator keberhasilan peningkatan kelas dari tidak mampu menjadi mampu. Bagi Dinas Sosial Provinsi Banten, sebagai pengemban amanah dalam melaksanakan program Jamsosratu, menjadi penting untuk mendorong usaha mikro milik peserta Jamsosratu untuk tumbuh dan berkembang agar menjadi andalan bagi penghasilan keluarganya. “Salah satu konsep pemberdayaan ekonomi dalam Jamsosratu adalah peserta didorong untuk usaha. Jika usahanya sudah layak dan mencukupi kebutuhan…

Baca Selanjutnya

Wagub Banten dan Pendamping Jamsosratu Gelar Acara di Bandung

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengapresiasi kinerja pendamping dan operator program Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) yang sudah membantu pemerintah dalam menekan permasalahan sosial dan angka kemiskinan di Banten. Demikian disampaikan Andika Hazrumy mengingat permasalahan sosial dan kemiskinan merupakan salah stau permasalahan yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten “Teman teman juga perlu tau, dalam konteks kebijakan pemerintah provinsi banten khususnya saya dengan bapak gubernur. Kami juga fokus untuk menuntaskan permasalahan kesejahteraan sosial dan kemiskinan,” ujar Andika saat memberikan arahannya pada Pembinaan Pendamping dan Operator Jamsosratu di Bandung, Senin…

Baca Selanjutnya

Gubernur Banten Janji Naikan Jumlah Bansos Jamsosratu Jadi Rp2 Juta Per RTS

Gubernur Banten, Wahidin Halim berjanji akan menambah penerima bantuan sosial Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) dan meperbesar nilai bantuan menjadi Rp2 juta per tahun per Rumah Tangga Sasaran (RTS). “Memperhatikan Warga Kurang mampu merupakan kewajiban Pemerintah, dari Presiden melalui Kemensos ada PKH, melalui Gubernur ada Jamsosratu, jadi saling melengkapi dan bersinergi untuk kesejahteraan rakyat Banten,” kata Wahidin Halim, Gubernur Banten dalam acara Penyerahan bansos Jamsosratu secara simbolis dan pengenalan kartu Multiguna versi GPN untuk penerima dari Kota Cilegon. Penyerahan itu di halaman Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa (18/09/2018). Penyerahan…

Baca Selanjutnya

Andika: Peserta Jamsosratu Tidak Tumpang Tindih Dengan PKH

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menegaskan, program Jaminan Sosial Ratu (Jamsosratu) tidak akan tumpang tindih dengan program sejenis seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Sebab sistem, mekanisme dan pendataan dan penyaluran dana nontunai melalui bank, sehingga menjadi transparan dan akuntabel. “Warga yang sudah menjadi peserta Jamsosratu itu tidak bisa menjadi peserta PKH. Datanya bisa dilihat karena kita dibantu oleh Bank Indonesia Perwakilan Banten, Bank BJB dan Bank Banten, kemungkinan tumpang tindih itu agak sulit. Kalau ada program lain yang sejenis, itu bisa mengkaver warga miskin yang lainnya,” kata Andika Hazrumy, Wagub…

Baca Selanjutnya

Wagub: Kemiskinan di Banten Turun Dari 9,3% Jadi 5,3% Tahun 2018

Pemerintah Provinsi Banten memiliki komitmen dalam penanggulangan kemiskinan. Data BPS Provinsi Banten menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin terus mengalami penurunan, dari 9,32 persen pada tahun 2003 menjadi 5,34 persen pada bulan Maret 2018. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama DPRD menyiapkan rencana peraturan daerah tentang penanggulangan kemiskinan. “Peraturan Daerah ini akan menjadi dasar hukum perencanaan dan penganggaran perangkat daerah Pemerintah Provinsi Banten dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Banten,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam sambutannya pada acara Penyaluran Bantuan Sosial Jamsosratu Pemprov Banten tahun 2018 kepada…

Baca Selanjutnya

Irnawati, Penerima Jamsosratu Kini Mulai Produksi Jahe Instan

Irnawati dan suaminya, Ruhiyat sebagai penerima bantuan non tunai Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) kini memiliki kesibukan memproduksi jahe instan atau dikenal jahe emprit di Kampung Soge RT 012/RW 004, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Usahanya dikatagorikan usaha mikro dengan modal yang tidak besar. Dari rumah sederhana yang terbuat dari anyaman bambu, kayu dan setengah tembok, sering tercium wangi jahe yang tengah diproses menjadi jahe instan. Proses produksi itu mulai dari pembersihan jahe, pemarutan hingga pemasakan sari pati jahe. Sari pati jahe itu dikristalkan, kemudian dikemas dengan pengemasan…

Baca Selanjutnya

Wakil Gubernur Bagikan Dana Jamsosratu ke Warga Miskin di Lebak

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pembagian dana program Jamsosratu (jaminan sosial rakyat Banten bersatu) bagi warga miskin di kantor Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (9/1/2018). Dalam kesempatan, Andika memberikan bantuan bagi 669 warga miskin dan besaran bantuan Rp2,25 juta per warga. “Sebelum ini saya juga menghadiri pembagian dana Jamsosratu di Kota Serang. Intinya saya ingin memastikan bahwa hak warga miskin ini sampai dan digunakan secara efektif oleh mereka sehingga bisa bermanfaat meringankan beban ekonomi,” kata Andika kepada pers usai acara. Andika mengatakan, Pemprov menekankan agar bantuan tersebut digunakan secara…

Baca Selanjutnya

Dinsos Banten Kembali Salurkan Bantuan Jamsosratu

Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten kembali menyalurkan bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu). Penyaluran bertempat di Gedung Serba Guna Koperasi Co Ops Mart Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang pada Selasa, 12 Desember 2017. Sebanyak 970 RTS (Rumah Tangga Sasaran) yang berasal dari empat Kecamatan yakni, Mandalawangi, Cimanuk, Cipeucang dan Kecamatan Pulosari. Bantuan yang dicanangkan oleh mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tersebut untuk setiap RTS mendapatkan bantuan Jamsosratu tersebut sebesar Rp 2.250.000. Selain dihadiri Kepala Dinsos Banten, Nurhana, Perwakilan BNI selaku lembaga perbankan penyalur, Sekmat Cimanuk, turut hadir juga Wakil…

Baca Selanjutnya

Wagub Ajarkan Cara Ambil Uang Bantuan Warga Miskin di ATM

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengajarkan perwakilan penerima bantuan waga miskin melalui Jamsosratu (Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu) sebesar Rp2,25 juta di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (30/11/2017). “Penyaluran melalui ATM ini dilakukan karena memang regulasi pemerintah pusat mengatur pemberian bantuan dari pemerintah harus melalui perbankan. Dan kita di Banten kan punya Bank Banten,” kata Andika saat sambutan, menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan yang dilakukan melalui Bank Banten tersebut. Andika menjelaskan, bahwa uang bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian…

Baca Selanjutnya