Konsel Amal di Pendopo Malingping Untuk Donggala dan Palu

FotoL Sofi Mahalali

Beragam komunitas, dan organisasi mahasiswa di Lebak Selatan mengadakan kegiatan konser amal untuk korban bencana alam Palu, Donggala, dan sitohang di Pendopo Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan, Sabtu (13/10/2018).

Fahruroji, ketua pelaksana kegiatan mengatakan, kegiatan ini awalnya di inisasi oleh komunitas vespa Banten Selatan Scuter Club (BSC) sebagai bentuk peduli kemanusiaan terhadap korban bencana alam di palu. Kemudian pihaknya juga melakukan sosialisasi sebuah wacana di medsos serta berkomunikasi dengan beberapa komunitas.

“Alhamdulillah yang lainnya juga merespon untuk ikut terlibat. Seperti komunitas motor, komunitas seni, komunitas musik, dan organisasi mahasiswa,” katanya.

Pria yang disapa Oji menuturkan, terdapat beberapa elemen lain yang terlibat, seperti lembaga bantuan hukum, club motor RNS, Ikatan Alumni FISIP UNMA Banten, PMII, HIMAKOM, HIMIP, HMI, organisasi mahasiswa lainnya, dan sekolah SMA atau SMK di lebak selatan. Dari kepedulian mereka tersebut bantuannya sendiri beragam, mulai dari menyumbang untuk meramaikan acara hingga sumbangan dana.

“SMAN 1 Wanasalam menyumbang rampak bedug, SMAN 1 Malingping yaitu marawis, dari SMAN 2 Malingping ada Qosidah, dari Mathla’ul Anwar ada tapak suci, dan ada yang dari rangkas yaitu grup band yang akan meramaikan acara tanpa dibayar,” ujarnya.

Baca: Pemprov Banten Terima Predikat Baik dari Kemendagri

Oji menjelaskan, sumber dana kegiatan sendiri tidak berasal dari perorangan, melainkan dari masyarakat sekitar, dan donator yang tidak mengikat terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan murni keinginan seluruh komunitas yang ada di Lebak Selatan, sehingga seluruh rangkaian acara sendiri ditunjang oleh seluruh komunitas yang terlibat. Disisi lain alhamdulillah respon dari muspika juga sangat positif, sehingga acara berjalan dengan baik,” ucapnya.

“Donatur yang menyumbang bantuan dana juga tidak hanya dari wilayah Lebak selatan, melainkan ada dari Tangerang, Serang, Rangkas, Pandeglang, dan lainnya melalui via transfer,” tambahnya.

Oji membeberkan, bantuan yang dapat dihimpun tidak hanya berbentuk uang, melainkan ada pakaian layak pakai yang dihimpun teman-teman komunitas. Barang sendiri akan di inventarisir untuk dibuat laporannya, sebagai bentuk transfaransi pihak panitia konser amal. Adapun untuk penyaluran barang, sebelum dikirim ke palu. Terlebih dahulu akan dikirim ke saudara komunitas vespa di Marunda, Jakarata.

“Kalau untuk relawan yang dikirim ke palu kita belum ada, karena disana juga sudah ada saudara kita yang menjadi relawan di palu. Kita percayakan kepada mereka untuk ke titik mana saja barang ini akan disalurkan,” katanya.

Oji berharap, semoga acara yang pertama kali dilaksanakan ini akan menjadi momen untuk mempersatukan seluruh komunitas yang berada di Lebak Selatan. (Sofi Mahalali)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait