HMI dan IMC Cilegon Buka Posko Pengaduan Tagihan PLN

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon dan Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) membuka posko pengaduan untuk warga konsumen PLN yang dirugikan atas tagihan listrik yang tidak normal.

Syahrido, Ketua HMI Cabang Cilegon, menyatakan, Posko pengaduan dibuka sehubungan dengan banyaknya keluhan dari warga soal tagihan.

Guna untuk mempermudah, maka mahasiswa membuat commad center pengaduan warga terkait kasus tagihan listrik yang dirasakan sangat mencekik.

“Sudah beberapa, dan sedang diinventarisasi. Nantinya data itu menjadi sumber jika tagihan listirik yang dilakukan masih carut-marut,” tegas Syahrido.

Syahrido menyampaikan, pihaknya juga akan menjadikan dasar data tersebut ke Ombudman Provinsi Banten. Sebab, pihaknya menduga ada proses pemaksaan tagihan yang tidak rasional.

“Kan kalau tidak berdasar dengan sebenarnya, ada proses diduga pemerasan kepada warga. Apalagi PLN bilang nanti ada pengembalian, berarti dari awal memang sudah ada hakn warga yang diambil,” imbuhnya.

Ketua IMC Kota Cilegon, Rizki Sandika menambahkan, pihaknya akan terus mengawal isu sengkarut penagihan listrik. Sebab, ada juga rumah kosong yang pembayarannya mencapai 6 kali lipat.

Hal itu menjadi bentuk kesalahan.”Yah kan masa rumah kosong sampai bayar Rp300.000,”terangnya.

Rizki menyatakan, PLN harus bertanggungjawab atas kesalahan yang terjadi. Sebab ini bukan soal pengembalian saja, namun ada kerugian yang dialami warga.

“Siapa bilang tidak ada kerugian. Mau diganti katanya, tapi orang sekarang lagi marak PHK, orang miskin baru yang butuh makan dan beli beras,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelayanan PLN Kota Cilegon, I Putu Kesema PW menyatakan, pihaknya sudah menerima berbagai keluhan warga. Jika ada selisih kelebihan bayar akan dikonpensasi ke bulan berikutnya.

Menurut I Putu, beberapa komplen tersebut, imbuhnya juga sedang ditangani.”Kami akan layani secara baik. Kami akan berikan konpensasi,” pungkasnya. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Next Post

Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Tekan Pelanggaran Hingga 99 Persen

Jum Mei 15 , 2020
Operasi Ketupat Kalimaya 2020 yang memasuki hari ke-21 berhasil menekan angka pelanggaran hingga 99 persen. Ini diketahui setelah Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten melakukan analisa dan evaluasi (Anev) harian terkait Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran lalu Lintas (Kamseltibcar) pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020. “Angka pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna […]