IWO Gelar Talk Show Berinternet Bijak di Hotel Le Dian Serang

Foto: Sofi Mahalali

Ikatan Wartawan Online (IWO) Banten menggelar talkshow bertajuk “Berinternet Bijak” di Hotel Le Dian, Kota Serang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meminimalisir penyebaran berita hoax di masyarakat, Senin (29/10/2018).

Bincang-bincang tersebut menghadirkan beberpa pembicara yakni Ketua Umum IWO Pusat, Joddhy Yudono, akademisi dan pengamat media sosial Adwin Wibisono, dan Kasubid Penmas Humas Polda Banten, Kompol Jajang Mulyana. Acara ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, perwakilan organisasi masyarakat, pendidik, dan jurnalis.

Wahyu Arya, Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu berawal dari keprihatinan para jurnalis yang tergabung dalam IWO Banten atas fenomena hoax yang kini menyebar di kehidupan masyarakat. “Hoax begitu cepat menyebar di media sosial dan group-group whatsap. Kabar bohong ini bertentangan dengan semangat kami dari kalangan jurnalis yang berangkat dari fakta dalam menyampaikan berita,” ujarnya.

Baca: Gubenur Banten Hadiahkan Umroh 3 Warga Lebak di Peringatan Hari Koperasi

Dengan banyaknya gelombang informasi, Wahyu menilai bahwa, hal tersebut membuat masyarakat terkadang tak lagi memilih dan memilah informasi. Ia berharap kegiatan ini memberikan dampak positif, terutama bagi generasi milenials dalam berjejaring di internet. “Kita berharap masyarakat berinternet secara bijak. Penyebaran berita bohong sangat merugikan banyak pihak,” ucapnya.

Semnetara Ketua IWO Banten, Teguh Mahardika mengatakan, ia merasa hawatirkan dengan adanya kegiatan negatif di dunia maya akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Lebih jauh ia berharap, IWO menjadi salah satu organ yang ikut dalam mengubah peradaban positif, demi kemajuan Bangsa Indonesia.

“Untuk itu, kami sebagai jurnalis yang tergabung dalam IWO Banten memiliki tugas tambahan pada era digital ini, yakni bukan hanya melakukan tugas peliputan dan memuat berita secara cepat dan benar, memilah berita – berita yang menarik, namun tugas tambahan saat ini meluruskan setiap informasi bohong atau hoax yang tersebar di dunia maya,” ungkapnya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait