Kapolres Serang Konsumsi Jus Pinang, Jaga Stamina

Indonesia dikenal dengan berbagai minuman tradisional atau yang biasa disebut jamu, yang menyehatkan dan manambah stamina seseorang. Sebut saja kunyit, jahe, temulawak, kencur hingga buah pinang. Jenis tanaman yang terakhir, buah pinang bisa dibuat jus, karena dipercaya memiliki manfaat menambah stamina. Terlebih, saat ini sedang musim penghujan dan adanya covid-19. Tak salah bagi masyarakat untuk mencoba nya.

“Jus pinang muda dipercaya menambah stamina lebih kuat, dan berbagai manfaat kesehatan lainnya, seperti menurunkan kadar gula darah, mengobati kolesterol, menghilangkan bau tak sedap hingga memperkuat gigi dan gusi,” kata Kapolres Serang, AKBP Mariyono, Kamis (19/3/2020).

Jamu merupakan obat tradisional warisan leluhur nenek moyang bangsa Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Jamu itu diyakini mampu menjaga kebugaran, kesehatan dan obat bagi yang mengkonsumsinya.

Bahkan Presiden Jokowi pun mengkonsumsi jamu khas Indonesia sejak masih muda. Begitupun yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, yang memberikan oleh-oleh Jamu kepada tiga pasien covid-19 yang sudah sembuh.

“Memang belum ada penelitian medis ataupun akademis mampu menyembuhkan covid-19. Setidaknya kalau badan kita sehat dan bugat, bisa menangkal covid-19. Sehingga mengurangi penularan terhadap orang banyak,” terangnya.

Bagi yang mau mengkonsumi jus pinang muda, bisa memperoleh dengan mudah. Jus pinang muda sudah tersedia dalam bentuk kemasan dan bisa dikonsumsi kapanpun tanpa repot meraciknya sendiri. Sama halnya dengan yang di dagangkan oleh ‘Mbak-mbak Jamu’. Bahkan bagi yang sedang nerd

“Di Kabupaten Serang, tepatnya di dekat pintu gerbang masuk kawasan industri modern, Kecamatan Cikande, ada toko yang menjual jus pinang tinggal minum. Pemroduksi nya Kompol Kosasih, Kabag Ops Polres Serang, harganya terjankau,” kata Kapolsek Cikande, Kompol Mochamad Rizky Salatun, dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, (Yandhi Deslatama).

Yandhi Deslatama

Next Post

Cegah Corona, Mendagri Minta Pemda Larang Kegiatan Kerumunan Orang

Kam Mar 19 , 2020
Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar Kepala Daerah dari Gubernur, Bupati, Walikota bersikap tegas, melarang kegiatan yang bersifat mengundang kerumunan massa. Demikian dikemukakan Tito Karnavian dakam press conference seusai Rapat Koordinasi Penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19) antara Kemendagri dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, di […]