Olahraga

Kempo Banten Melaju Ke Semifinal PON XX, Laga Paralayang Ditunda

Atlet Kempo Banten, Feric Julianto berhasil lolos ke babak semifinal PON XX Papua di GOR STT Gidi, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10/2021). Kini kempo akan mempersiapkan diri untuk menghadapi laga tersebut yang akan digelar Selasa 12 Oktober.

Pelatih kempo Banten Kusnadi mengatakan, Banten berhak melaju semifinal lantaran unggul poin di babak penyisihan. Kini atlet tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi babak semifinal.

“Dalam laga penyisihan terakhir melawan Maulana dari Riau kami kalah. Namun hal ini tidak mempengaruhi kami sebab kami unggul poin dan lolos ke babak semifinal,” jelas dia.

Babak semifinal sendiri rencananya akan dihelat Selasa, 12 Oktober. Oleh karena itu setelah laga penyisihan atlet akan istirahat untuk mengembalikan staminanya agar fit jelang laga semifinal.

Gulat Incar Medali Kedua

Cabang olahraga gulat, setelah berhasil mempersembahkan medali emas yang diraih Desi Sinta, gulat mengincar medali lagi.

Manajer Gulat Haryanto mengatakan pegulatnya yang akan bertanding yakni Aji Hakiki yang akan turun di kelas 65 kg dan Amrin Dulman yang turun di kelas 74 kg. Kedua pegulat ini akan berlaga di GOR Futsal Dispora Merauke.

Baca Juga:   Kontingen Banten Gagal Raih Medali Hari Terakhir Dari Atletik PON XX

“Kami akan melawan provinai lainnya. Jadwal pertandingan jika tidak ada halangan akan berlangsung pukul 09.00 WIT. Kami akan bermain pada babak kualifikasi,” kata dia.

Untuk kans ia berharap kedua pegulat ini mampu tampil maksimal dan bisa mempersembahkan medali. Khusus untuk Aji Hakiki, ia adalah peraih emas di PON Jawa Barat. Diharapkan bisa mempertahankan perolehan medali seperti sebelumnya.

Paralayang Ditunda

Laga final paralayang kelas tandem terpaksa ditunda oleh panitia PON XX Papua akibat cuaca yang tidak bersahabat, Minggu (10/10/20210. Ketua FASI Banten Sadi Sareh mengatakan kondisi cuaca tidak bersahabat lantaran lomba yang di gelar sejak siang tidak ada angin sehingga menyulitkan atlet berlomba.

“Panitia sepakat menunda final dan akan dialihkan hari Senin 11 Oktober. Penundaan ini juga disetujui oleh peserta lainnya,” katanya.

Dengan adanya penundaan ini atlet paralayang Banten yang berlomba Aris dan Irvan akan menyesuaikan kondisi dan mempersiapkan diri untuk partai final. Saat ini kedua atlet ini langsung beristirahat untuk memulihkan stamina jelang laga final.

Baca Juga:   Paralayang Banten Sumbangkan 1 Emas dan 2 Perak di PON XX Papua

“Kami optimistis atlet yang bertanding bisa berprestasi. Berdasarkan dari hasil pengamatan di lapangan atlet kami berpeluang untuk meraih medali. Untuk mewujudkan hal ini kami akan bekerja keras agar mencapai hasil terbaik,” jelas Sadi.

Ia menjelaskan dalam lomba ini semua provinsi merupakan lawan berat. Oleh karena itu fokus tim yakni memperbaiki diri agar bisa juara. Olahraga ini sendiri juga penuh tantangan untuk bisa mendarat tepat di lintasan yang disediakan oleh panitia.

“Kami harua bisa menaklukkan tantangan dan diri kami sendiri. Kami mohon doanya agar bisa berprestasi meraih medali untuk Banten,” tegasnya.

Sementara itu Ketua KONI Banten, Rumiah Kartoredjo yang hadir di venue paralayang mengatakan atlet harus semangat untuk bertanding. Ia datang langsung untuk memberikan dukungan langsung kepada atlet Banten yang berlomba.

“Paralayang salah satu olahraga andalan Banten untuk mendulang medali di PON Papua,” katanya. (KB / Editor: Iman NR)

Baca Juga:   Forkominda Kabupaten Serang Gelar Olahraga Bersama di Kodim 0602

SELENGKAPNYA
Back to top button