Lion Air Group Sediakan 83 Fasilitas Uji Rapid Test Covid 19 Se-Indonesia

Lion Air Group menyediakan 83 fasiitas uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapat Test Covid 19). Ini untuk memudahkan perjalanan udara yang menggunakan maskapai yang tergabung dalam group ini.

Siaran pers Humas Lion Air Groupo yang diterima MediaBanten.Com, Sabtu (15/8/2020) menyebutkan, penumpang Lion Air Group dalam mempersiapkan penerbangan pada waktu sekarang akan mendapatkan nilai lebih dengan kehadiran tempat atau lokasi layanan yang strategis.

Ini lebih praktis , tanpa minimum transaksi dan harga terjangkau. Waktu operasional pun disesuaikan kebutuhan penumpang dan lebih mudah (tanpa banyak persyaratan).

Pelaksanaan uji kesehatan atau Rapid Test Covid-19 berlaku khusus penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group. Untuk voucher Rapid Test Covid-19 dapat diperoleh pada saat membeli tiket (issued ticket). Atau penumpang bisa membeli tiket voucher rapdi tes dengan menunjukan kode pemesanan (booking code).

Rapid Test Covid-19 Lion Air Group dijalankan menurut pedoman protokol kesehatan. Setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan Rapid dengan masa berlaku selama 14 hari. Surat ini sebagai kelengkapan dokumen penerbangan sebagaimana ketentuan berlaku.

Baca:

Dompet Dhuafa

Kehadiran jaringan layanan Rapid Test Covid-19 merupakan kerjasama dengan Klinik Lion Air Medika, Dompet Dhuafa Republika dan fasilitas kesehatan setempat.

Periode hingga (15/ 08) menjangkau di Banda Aceh, Medan, Gunung Sitoli, Padang, Pekanbaru, Kota Batam, Bengkulu, Palembang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta, Bogor, Cikarang, Bandung, Ciamis, Kendal, Semarang, Bantul, Sleman, Boyolali, Solo, Sidoarjo, Surabaya.

Fasilitas juga ada Badung, Kupang, Maros, Makassar, Kendari, Manado, Banjarmasin, Bima, Mataram, Tarakan, Jambi, Balikpapan, Pontianak, Palangkaraya. Di Malang, Pangkalpinang, Ambon, Depok, Kulonprogo, Denpasar, Deli Serdang, Tanjung Pandan, Sikka-Maumere.

Fasiltas juga ditambah di Manado, penambahan di Tarakan, Samarinda, Waingapu-Sumba serta mempersiapkan di Gorontalo, Toli-Toli, dan di kota-kota atau bandar udara-bandar udara lainnya.

Kawasan Terpadu

Lion Air Group juga telaah menyediakan fasilitas itu di kawasan terpadu. Misalnya layanan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH); Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK). Kemudian di Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA), Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG).

Juga disediakan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS) dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin, Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

Operasional penerbangan dan ketentuannya telah mengikuti rangkaian pedoman protokol kesehatan. Ini berdasarkan standar operasional prosedur berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first). Itu didukung berbagai langkah termasuk kampanye keselamatan (Safe Travel Campaign) yang mengusung konsep #SafeTrip #SafeFlight #SafeHealth.

Komitmen Lion Air Group ialah memastikan kesehatan dan keselamatan pada penumpang, awak pesawat, teknisi, petugas layanan darat (ground handling). Juga karyawan dalam pelaksanaan operasional penerbangan. Tujuannya tidak menyebabkan penyebaran termasuk Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain upaya tersebut, juga ada sistem dan teknologi yang terpasang dan bekerja di dalam pesawat guna menjaga sirkulasi udara terjaga secara baik. Sirkulasi udara yang segar di kabin diperbarui 20 hingga 30 kali dalam satu jam atau setiap dua hingga tiga menit.

Peralatan High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat, efektif menghilangkan 99,9+% partikel. Termasuk virus, bakteri dan jamur sebelum udara kembali didistribusikan (sirkulasi) ke kabin.

Sistem kerja HEPA menyaring serta membuat sirkulasi ulang dari kabin dan menyampurkannya dengan udara bersih dari luar pesawat. Sebagian udara yang berasal dari dalam dibuang ke luar kabin, sisanya dipompa melalui filter udara.

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada. (Siaran Pers Humas Lion Air Group)

Next Post

Remaja di Lebak Lebih 16 Tahun Susah Buang Air Besar

Sab Agu 15 , 2020
Hadi, remaja Kampung Penyandungan, Kabupaten Lebak tidak pernah mengenyam pendidikan formal, akibat menderita penyumbatan usus yang membuatnya tidak bisa buang air besar. Hadi kini berumur 17 tahun. Dia membutuhkan pertolongan para dermawan. Penyumbatan usus sudah dialami Hadi sejak umur setahun. Perutnya malah semakin membesar ketika berumur 10 tahun sampai sekarang. […]