Ekonomi

Menteri Arifin Beri Usul Subsidi Motor Listrik Rp7,5 Juta per Unit

Menteri ESDM Arifin Tasrif memberi usul subsidi pembelian motor listrik mencapai Rp7,5 juta per unit. Angka tersebut mempertimbangkan mahalnya harga baterai.

Pemerintah juga berencana memberikan subsidi motor listrik mulai tahun depan dengan target 1,2 juta unit hingga 2024.

Namun, dana yang diberikan untuk subsidi motor listrik tersebut masih dibahas.

Dikatakan Arifiin, rencananya subsidi bakal diberikan untuk motor baru maupun konversi. Namun, subsidi akan lebih diprioristaskan untuk motor konversi.

“Nanti untuk subsidi motor listrik akan dua – duanya beli baru dan konversi. Kalau saya pribadi ingin mendorong yang konversi duluan,” kata Ariffin,.

Kendati belum memastikan soal nominal tersebut, dia juga menegaskan penggunaan kendaraan listrik diutamakan untuk motor.

Sementar itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya mengatakan subsidi diperkirakan sebesar Rp6,5 juta per unit sepeda tersebut.

Skema subsidi tersebut serupa juga sedang disiapkan untuk pembelian mobil listrik meskipun nominalnya belum terungkap.

“Kalau mau tukar motor ke listrik tahun depan, ya. Nanti dapat subsidi,” kata Luhut dalam forum perbankan, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (6/12/2022).

Indonesia sendiri memiliki target setidaknya 1,2 juta kepemilikan motor listrik pada 2024.

Sementara untuk mobil listrik, pemerintah telah menargetkan sebanyak 35 ribu unit pada tahun 2024.

Permintaan kendaraan listrik bertambah, namun volume penjualan masih sangat kecil dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.

Kelompok industri mengatakan hal ini terjadi karena harga kendaraan listrik lebih mahal dibandingkan kendaraan bahan bakar minyak.

(*/Editor: Abdul Hadi)

SELENGKAPNYA
Back to top button