Paska Pilkada, Angka Kematian Covid 19 di Tangsel Capai 4,4 Persen

Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menghadapi ancaman kasus Covid-19 tinggi pasca pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 kemarin. Bahkan tingkat kematian Covid 19 Tangsel, mencapai 4,4 persen.

“Tingkat kematian covid di kita saat ini mencapai 4,4 persen. Sementara untuk ICU dan ruang rawat itu di atas 90 persen penuhnya,” ungkap Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat membuka pelatihan digital bagi UMKM di Hotel Pranaya, Serpong, Selasa (15/12/2020).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendarlin Mahdaniar mengakui, penuhnya ruang ICU RS perawatan Covid -19 di Tangsel, sejalan dengan peningkatan kasus penularan Covid-19.

Dia menegaskan, peningkatan angka penularan Covid -19 juga disebabkan rendahnya kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Diantaranya, juga disebabkan adanya kerumunan saat pelaksanaan pencoblosan Rabu 9 Desember kemarin.

Baca:

“Bisa jadi (akibat kerumunan di pilkada). Karena kan saat berkerumun itu, nggak tahu ada yang terpapar atau nggak. Karena tidak merasakan gejala, akhirnya tidak memeriksakan diri. Jadi memang tiga M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) itu, wajib banget diterapakan,” tuturnya.

Menurutnya, selain menerapkan protokol kesehatan Covid-19, masyarakat juga harus menganggap semua orang yang ada di sekitar berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.

“Jadi kita harus menganggap semua orang yang ada di depan kita OTG, sehingga kita bisa waspada. Teruatama dengan teman dekat, karena merasa temen akhirnya merasa biasa saja buka masker dan lainnya. Jadilah kluster pertemenan,” pungkas Alin. (Rivai Ikhfa)

Berita Terkait