Patung di Denpom III/4-3 Pandeglang, Ternyata Karya Seniman Lokal

Siapa sangka, sebuah patung Patih Gajah Mada yang berdiri kokoh di depan Kantor Sub Denpom III/4-3 Pandeglang, ternyata karya seniman lokal loh.

Kepala Sub Denpom Pandeglang, Kapten Meisro mengatakan, patung itu berukuran besar, beratnya mencapai 500 kilogram.

Belum diketahui secara pasti, asal seniman itu. Namun, Meisro mengatakan bahwa kabarnya seniman asal Kabupaten Lebak – Banten ini, karyanya juga diakui dunia.

“Iyah benar patung berukuran besar dengan berat 500 kg hasil karya seorang seniman asal Banten yang diakui dunia, namanya Kang Anda,” ungkapnya saat ditemui di Mako Subdenpom III/4-3 Pandeglang, Sabtu (25/09/21).

Dikatakan Meisro, patung Gajah Mada itu sengaja dibuat sebagai lambang dari Polisi Militer.

“Patung Gajah Mada adalah simbol atau lambang kesatuan Polisi Militer yang masyarakat harus tahu,” ujarnya.

Lanjut Meisro, Gajah Mada merupakan seorang Patih di Kerajaan Majapahit, dalam sejarah pun ia tercatat memiliki latarbelakang yang sangat luar biasa.

Baca Juga:   Kantor Bea Cukai Banten Sita 109.000 Rokok Ilegal di Menes

“Gajah manda sendiri merupakan seorang patih di Kerajaan Majapahit, dengan sumpah palapanya menyatukan Nusantara,” tuturnya.

Kata Meisro, selain mengingatkan sejarah yang ada di nusantara. Patung ini juga bisa menjadi daya tambah soal estetika Kabupaten Pandeglang.

“Dengan berdirinya simbol patung Gajah Mada itu, ada nuansa baru di Kantor Sub Denpom III/4-3 Pandeglang, dan menambah keindahan Kota Pandeglang,” pungkasnya.

Melansir Wikipedia, Gajah Mada adalah seorang panglima perang, dan mahapatih. Ia diketahui merupakan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit.

Menurut berbagai sumber mitologi, kitab, dan prasasti dari zaman Jawa Kuno, ia memulai kariernya tahun 1313, dan semakin menanjak setelah peristiwa pemberontakan Ra Kuti pada masa pemerintahan Sri Jayanagara, yang mengangkatnya sebagai Patih.

Ia menjadi Mahapatih (Menteri Besar) pada masa Ratu Tribhuwana Tunggadewi, dan kemudian sebagai Amangkubhumi (Perdana Menteri) yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya. Gajah Mada wafat pada tahun 1364. (Reporter : MH Fathurrohman / Editor : Sofi Mahalali)

Baca Juga:   Danrem 064/MY Ucapakan Selamat ke Dandenbekang III-04-04/ Serang

Berita Terkait