Pedagang Disuruh Pulang Setelah Diberi Beras Polsek Serang

Polsek Serang membagikan beras ke warga terdampak Covid 19 di tengah PPKM Darurat. Pemberian bantuan itu kepada pedagang yang masih berjualan, pukul 20.00 WIB. Mereka disuruh pulang setelah diberi bantuan sembako.

“Kami hanya memberikan teguran ke pedagang yang masih buka sampai malam, karena tidak sesuai dengan instruksi dari Walikota Serang,” kata Kapolsek Serang, Kompol Bambang Wibisono, Sabtu (17/07/2021).

Lokasi patroli dan teguran dilakukan di wilayah hukum Polsek Serang, yakni Jalan Kitapa dan Jalan Ayip Usman, di Kota Serang, Banten.

Masyarakat yang masih berkegiatan di malam hari, diberi penjelasan bahwa saat ini sedang ada PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021. Masyarakat diminta tidak berkegiatan diluar rumah dan selalu memakai masker.

“Selain memberikan sembako, juga kita ajak warga menerapkan prokes dan diberi penjelasan PPKM Darurat,” ujarnya.

Baca:

Sebelumnya, Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadit Pranoto mengunjungi dan memberikan bantuan serta obat-obatan kepada anggotanya yang terpapar Covid 19 saat bertugas. Polisi tersebut tengah melakukan isolasi mandiri (Isoman).

“Ya memang kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk tetap menjaga kesehatan kita selama bertugas di tengah pandemi. Tapi ya mungkin lengah karena capek dan kebetulan imun tubuh menurun, jadi ikut terpapar covid,” kata Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadit Pranoto, Kamis (15/07/2021).

Vitamin dan bingkisan yang diberikan pimpinan Polres Serkot, diharapkan bisa meningkatkan imun, sehingga mempercepat kesembuhan para anggotanya.

“Mengecek kondisinya personel. Sehingga kita tahu perkembangan kesehatannya selama proses isoman, jadi kita monitor terus,” terangnya.

Yunus mengaku dirinya bersama Wakapolres, Kompol Feby Hariyanto, kerap berkomunikasi secara daring dengan personil Polres Serkot untuk memantau kesehatan anggotanya, sekaligus memberikan semangat untuk cepat sembuh.

“Kami mendoakan agar rekan-rekan cepar sembuh, kita akan support terus. Kami selalu menjaga komunikasi via zoom, agar bisa tetap mengetahui kondisi para personil yang sedang isoman,” ujarnya. (Reporter: Yandhi Deslatama / Editor: IN Rosyadi)

Yandhi Deslatama

Berita Terkait