Pemprov Banten Raih Empat Penghargaan Dalam BKN Award 2021

Pemerintah Provinsi Banten berhasil meraih empat penghargaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk provinsi tipe C di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2021. Pemprov Banten dinilai inovatif dalam pemanfaatan teknologi dalam manajemen ASN.

Raihan empat penghargaan dalam BKN Award 2021 itu seiring dengan misi pertama Pemprov Banten di era kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy, yakni menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Wahidin Halim selalu memerintahkan kepada aparatur Pemprov Banten untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam rangka pelayanan kepada masyarakat Banten.

Penghargaan tersebut diumumkan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian yang dipusatkan di Bali dan dibuka oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, Kamis, (1/7/2021).

Penghargaan manajemen ASN diberikan kepada daerah yang dianggap terbaik dalam tiga kategori. Pemprov Banten berhasil meraih penghargaan pada kategori pertama (perencanaan kebutuhan, pelayanan kepangkatan, dan pensiun), kategori kedua (penerapan aplikasi pelayanan kepegawaian dan pemanfaatan Computer Assisted Test /CAT), kategori ketiga (penilaian kompetensi), serta kategori kelima (komitmen pengawasan dan pengendalian).

Pemprov Banten menjadi provinsi yang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus untuk dua kategori dengan peringkat pertama bagi provinsi tipe C. Satu kategori lainnya berada di peringkat dua.

Pemprov Banten meraih peringkat pertama pada kategori pertama dan kategori kedua. Untuk kategori ketiga, Pemprov Banten meraih peringkat kedua. Sedangkan untuk kategori kelima meraih peringkat ketiga.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengungkapkan, penghargaan ini menunjukkan kinerja beberapa program kegiatan yang dilakukan. Yakni, memperbaiki manajemen ASN di Provinsi Banten.

“Artinya, BKN sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam manajemen ASN menilai bahwa Pemprov Banten telah melakukan inovasi pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen ASN,” tuturnya.

Selain Pemprov Banten, lanjut Komarudin, penghargaan dalam kategori pertama juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat di peringkat kedua dan Pemerintah Provinsi Gorontalo di peringkat ketiga.

Sementara dalam kategori kedua, penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di peringkat kedua dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di peringkat ketiga.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan dan kinerja serta terus berinovasi agar kinerja dan pelayanan yang diberikan semakin optimal,” tukasnya.

BKD Banten telah menyediakan tujuh aplikas yang berkaitan dengan ASN. Keenam aplikasi itu adalah 1. Pengukuran Kinerja ASN (Sikap), 2. Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg), 3. Sistem Presensi Online (Sipo), 4. Sistem Kenaikan Gaji Berkala (e-KGB), 5. Sistem Curi (e-Cuti), 6. Sistem Listing Tunjangan ASN dan 7. Sitem Layanan Kepegawaian (SiMaster / SIM ASN).

(Rilis Biro Adpim Pemprov Banten)

Berita Terkait