Polda Banten Gelar Latihan Pra Operasi Lilin Kalimaya 2018

Kepolisian Daerah(Polda) Banten menggelar Latihan Pra Operasi Lilin Kalimaya 2018 untuk pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Banten. LatihnPra Operasi itu dipimpin Kapolda Banten, Brigjen Pol Tomsi Tohir di Aula Serba Guna Polda Banten, Senin (17/12/2018).

Pelatihan Pra Operasi Lilin Kalimaya 2018 untuk memberikan gambaran kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Kalimaya 2018, serta meningkatkan prefesionalisme Polri dalam pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 serta memelihara keamanan dalam negeri dan menyukseskan Pemilu tahun2019.

Kapolda Banten mengajak seluruh peserta latihan Pra Operasi Lilin Kalimaya 2018 serius mengikuti kegiata ini dan mengambil ilmu serta dapat diaplikasikan di lapangan. “Gunakan latihan pra operasi Lilin Kalimaya 2018 ini untuk memprediksi kejadian yang pada saat pelaksanaan operasi lilin kalimaya 2018,” kata Kapolda Banten.

Baca: Polisi Tangkap 3 Penjual Air Minum Aqua Palsu di Pandeglang

Kapolda juga mengingatkan kepada jajarannya melakukan langkah-langkah prioritas yang tepat, cepat dan terukur dalam mencapai keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan masyarakat, terutama pada saat konsentrasi massa dalam perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Untuk pengamanan maksimalkan di gereja-gereja dan tempat perayaan Natal, antisipasi lokasi rawan kemacetan serta senantiasa pererat sinergi dan soliditas dengan unsur TNI, Pemda, Instansi Terkait, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, sehingga dapat bekerjasama dan turut serta dalam mengamankan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru2019,” ujarnya.

Peserta latihan pra operasi Lilin Kalimaya 2018 adalah personil Satgas Mapolda Banten dan perwakilan Satgas Kewilayahan Jajaran Polda Banten sebanyak 185personel. Turut hadir dalam kegiatan Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres/ta Jajaran, kapolsek jajaran , kasat Lantas Jajaran. (Siaran Pers Humas PoldaBanten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait