Polisi Tangkap Suami Pelaku Arisan dan Investasi Bodong, Isterinya Buron

Polres Serang Kota menangkap Al yang diduga melakukan arisan dan investasi bodong. Sedangkan isterinya, Ys masih dalam pengejaran.

Penangkapan itu berdasarakan laporan belasan peserta yang merasa tertipu dengan arisan dan investasi tersebut.

Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial Al. Sedangkan isterinya bernama Ys dalam pengejaran pihak kepolisian. Pelaku ditangkap setelah dijebak oleh korbannya bernama Alin (28).

Alin mengaku telah memberikab uang ke suami isteri itu untuk investasi mencapai Rp 80 juta. Sedangkan nilai arisannya mencapai Rp135 juta.

Dalih Investasi Lagi

Karena kesal, dia meminta suaminya untuk menghubungi Al dengan dalih akan kembali menginvestasikan uangnya Rp60 juta. Syaratnya, Al harus mengajak istrinya Ys untuk bersama-sama mengambil uang tersebut.

“Ternyata datangnya sendirian, istrinya di umpetin sama suaminya. Ya udah saya tangkap dulu suaminya. Yang namanya suami istri, pasti tahulah dimana istrinya,” kata korban bernama Alin (28), ditemui di Kantor Satreskrim Polres Serang Kota, Selasa (03/12/2019).

Korban lainnya bernama Elvina (34). Wanita karir yang tinggal di wilayah Tangerang ini bercerita kalau pelaku penipuan berinisial Ys merupakan teman kecilnya. Elvina bahkan merugi hingga Rp360 juta, yang ditransfer ke rekening Ys maupun Al sejak tahun 2018.

Awalnya Elvina diajak oleh Ys berbisnis catering dan berjalan lancar. Namun saat Elvina menambahkan nilai investasinya, baik modal maupun keuntungannya tak pernah kembali. Korban awalnya tak mau ambil pusing.

Elvina kemudian diajak arisan yang pengumuman pemenangnya melakui akun Instagram (Ig) khusus kelompok tersebut,

“Saya juga ikut arisan yang adminnya cewek ini, kalau arisan online enggak selalu online, tapi dikocoknya live IG. Tapi kadang kita ketemu, tapi saya enggak kenal satu sama lain. Ada yang (ikut arisan) Rp100 juta, ada yang Rp250 ribu seminggu, ada yang Rp 20 juta,” terang Elvina.

Elvin menjelaskan kalau Ys membagi kelompok arisan sesuai nominal. Namun anggotanya tak hanya, hanya kisaran 10-20 orang setiap group. Namun dia tak hapal jumlah kelompok atau group arisan teman SD yang sudah menipunya tersebut.

“Kalau yang ada di group itu kalau saya totalin sekitar ada Rp2 miliar. Jadi di luar group itu bukan sama arisan, itu hanya investasi aja. Kalau termasuk arisan, bisa sampai Rp5 miliar mungkin yah,” jelasnya. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Next Post

Kapolres Serang Jenguk Sopir Taxi Online Korban Begal

Sel Des 3 , 2019
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Serang, AKBP Indra Gunawan membesuk Varis Andriawan, 21, pengemudi taxi on line di Rumah Sakit Hermina Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (3/12/2019). Varis Andriawan, warga Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Kendal ini merupakan korban begal yang nyaru sebagai penumpang di Tol Tangerang-Merak KM 62 Kragilan, Kabupaten Serang. Saat berada […]