Polres Serang Gelar Doa Bersama Lintas Agama Atas Kemerdekaan RI
Sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah diberikan, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan bersama tokoh lintas agama menggelar doa bersama di Aula Ngariung Iman Ngariung Aman Mapolres Serang, Sabtu sore, 15 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dihadiri Pejabat Utama dan para Kapolsek jajaran Polres Serang, personel Polres Serang, serta sejumlah tokoh agama dari berbagai lintas keyakinan.
Sejumlah tokoh agama yang hadir di antaranya Ketua MUI Kecamatan Kragilan KH Daenuri Dahlan, tokoh agama Protestan Hendra Kule, serta JRO Mangku Gede Suwono yang merupakan tokoh agama Hindu.
Kapolres mengatakan, kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah sekaligus buah dari perjuangan panjang para pahlawan dan seluruh rakyat Indonesia.
“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah kita nikmati,” kata Andri Kurniawan.
Menurut Kapolres, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk kita bersatu. Justru keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan yang harus kita rawat dan jaga bersama,” ujarnya.
Andri Kurniawan menambahkan, doa bersama lintas agama menjadi salah satu bentuk nyata semangat persatuan dan toleransi yang harus terus dipelihara. Menurutnya, sinergitas antarumat beragama sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, persatuan dan kemajuan. Doa juga dipanjatkan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan serta kesejahteraan.
Doa bersama dilaksanakan secara bergantian dengan dipimpin oleh masing-masing tokoh agama. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (Yono)










