SBY Lantik Pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat Se-Banten

Foto: Sofi Mahalali

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono melantik pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Provinsi Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (19/4/2018).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Agus Harimurti Yudoyono (AHY), Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Para pengurus Partai Demokrat.

Sementara Agus Harimurti Yudhoyono atau yang biasa disapa AHY, selaku Komandan tugas bersama (Kogasma) pemenangan pemilu 2019 mengatakan,  selain pelantikan Pimpinan Partai Demokrat Banten, legiatan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada seluruh kader partai agar memiliki semangat perjuangan, solidaritas, dan kebersatuan.

“Insya Allah ditahun politik ini, tahun 2018 menuju tahun 2019. Kami yang ada di Banten bisa berbuat yang terbaik. Sebanyak-banyaknya menyapa masyarakat, menghimpun aspirasi mereka, dan juga memberikan solusi terbaik untuk masyarakat kita,” ujarnya.

AHY berharap, dengan kebangkitan semangat perjuangan seperti ini, tetap diberangi dengan kerja keras. Pada acara tersebut para kader terlihat penuh energi dan optimisme. “Tentunya optimis saja tidak cukup, harus dibarengi dengan kerja keras dan perjuangan,” katanya.

Baca: Wagub Banten Hadiri Rakornas FKUB Kemendagri Terkait Tahun Politik

Mengenai target pada Pilkada serentak AHY mengatakan, dari 171 Pilkada yang digelar secara serentak pada tahun 2018, Secara nasional, Partai Demokrat menargetkan paling tidak 35 persen dari jumlah kontestasi Pilkada baik pemilihan gubernur, maupun pilkada tingkat Kabupaten atau Kota yang digelar saat ini.

“Ini tentunya jumlah target yang serupa dengan tahun lalu pada tahun 2017. Alhamdulillah Partai Demokrat bisa memenangkan Pilkada sampai dengan angka 46%. Ini tentunya sebuah semangat bagi kami, dan mudah-mudahan ditahun ini kami lebih sukses lagi,” ujarnnya.

Mengomentari soal Pilpers tahun 2018, AHY menilai masih “misterius”. Pasalnya, kondisi politik saat ini masih terlihat sangat dinamis dan cair. “Dalam politik segala sesuatunya mungkin terjadi. Saya enggan untuk menyampaikan sikap pasti hari ini. Karena kami masih terus bekerja, dan fokus untuk membantu memenangkan Pemilu tahun 2019,” ucapnya.

Namun AHY mengaku ada harapan, ekspektasi dan doa yang disampaikan kader Partai Demokrat untuknya menjadi calon alternatif pada Pemilu Presiden 2019. Namun situasi politik saat ini tidak semudah seperti yang dibayangkan. Hal ini disebabkan adanya electoral threshold atau ambang batas 20 persen untuk mengajukan calon presiden atau wakil presiden. Angka ambang batas itu meyebabkan tidak ada partai yang bisa sendirian mengajukan calon, harus berkoalisi untuk memenuhi angka electoral threshold.

“Ini butuh proses, dan hari ini belum bisa dipetakan secara pasti. Karena akan terus bergerak dan terus dinamis. Namun saat ini kami masih melakukan komunikasi dengan pihak manapun secara cair,” katanya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait